Posts

Showing posts from September, 2018

Ulama Jabar Minta Polisi Tangkap Deny Siregar Sebab Fitnah Kalimat Tauhid di Pegeroyokan Sporter Bola

Image
Akhwat Muslimah - Pendukung Jokowi memfitnah kalimat Tauhid soal pengeroyokan sporter bola di stadion Bandung Lautan Api beberapa hari silam. Sebelumnya diberitakan seorang sporter bola Persija bernama Haringga Sirila dikeroyok oleh sporter Persib Bandung hingga tewas di area stadion Bandung Lautan Api. Denny Siregar salah satu rekan Abu janda yang merupakan pendukung Jokowi Ahok telah memfitnah umat Islam, dalam cuitannya ia menuduh jika pengeroyok sporter bola menghabisi nyawa orang sambil berdzikir "tiada Tuhan Selain Allah" " entah apa yang ada dipikiran mereka semua, apa karena keseringan lihat ISIS menggorok Manusia? " Tulis Denny Siregar. Ia juga menulis cuitan " Berdzikir sambil menyiksa orang sampai mati itu hasli pendidikan radikalisme yang dipelihara selama sekian puluh tahun. Anak-anak itu di pendidikan agama selalu diajaran ayat perang, bukan ayat kasih sayang. Masih bilang radikalisme itu tidak berbahaya? " Polisi mengatakan bahwa tidak ada ...

PBB Sudah Evaluasi Hasil Ijtima' Ulama II, Begini Sikap Yusril

Image
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (Foto: wartakota) Akhwat Muslimah - Partai Bulan Bintang (PBB) belum juga menentukan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden hingga masa kampanye dimulai. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, masih ada kemungkinan untuk mendukung salah satu pasangan calon dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019. Ia menjelaskan, partainya masih akan mencermati perkembangan politik ke depan. “Tapi sampai hari ini kita belum memutuskan dukung siapa. Kalau saya bisa maju, saya dukung diri saya sendiri,” kata dia saat deklarasi kampanye damai di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Ahad (23/9). Ia mengatakan, salah satu alasan dirinya tak mendukung pasangan calon presiden dan calon presiden adalah hasil Ijtima’ Ulama II yang tak sesuai garis PBB. Yusril menjelaskan, setelah melakukan evaluasi pada hasil Ijtima’ Ulama II, PBB masih belum menentukan dukungan. “Kita sudah tunggu hasil Ijtima’ II dan itu s...

Begini Tanggapan Ma'ruf Amin Disebut Joget Sampai Hilang Aura Ulama

Image
Foto: mediajakarta.com Akhwat Muslimah - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma'ruf Amin tengah diterpa isu miring. Ia disebut berjoget-joget saat melakukan pidato politik di Tugu Proklamasi Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9) sesaat sebelum pengundian nomor urut Pilpres 2019. Menanggapi itu, Ma'ruf mengkritik pedas penyebar isu bahwa dia joget-joget. Menurutnya, tudingan itu tidak benar. Ia pun menolak dianggap berjoget pada acara tersebut. "Kalau ada yang bilang saya joget, mungkin matanya rabun. Soalnya orang bertepuk kok berjoget, dari mana isu itu? Tidak betul," ujar Ma'ruf di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/9). Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (nonaktif) itu memastikan, dirinya tidak akan melakukan aksi joget-joget. Dia menyebut, usianya sudah tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas itu. "Dari umur saya saja tidak mungkin bisa berjingkrak-jingkrak. Bisa habis napas saya," lanjutnya. Lebih jauh Ma'ruf menegaskan, pada mal...

Netizen: Iklan Sudah Dimana-mana, Bioskop Sampai Indomaret,di Cover Buku Yasin Yang Belum

Image
Akhwat Muslimah - Kalo gak kuat sama warganet memang bikin cenat cenut hehe... "Ada seorang capres yang sudah mengiklankan dirinya lebih dulu dimana-mana. Di televisi, sudah. Pakai baliho, sudah. Iklan layanan masyarakat di bioskop, sudah. Di layar TV Indomaret, sudah. Bahkan merambah ke RBT pun, sudah. Hanya tinggal iklan di COVER BUKU YASINAN yang belum!" Ungkap @KaniaMilla di jejaring sosial media twitter. 😂😅 "Mau ketawa ngakak takut dosa 😂🙊," timpal @BagasiKecil1. "Masih dalam proses percetakan, siap diedarkan nanti pasca pengumuman hasil pilpres resmi oleh KPU.. 😉," komen @afp_aji. Yuk Doain yang baek... Moga umur panjang, bisa menyaksikan pelantikan Prabowo-Sandi.. Aamiin... Hari gene...Publik gak bisa bisa lagi dibodohi dicecoki oleh media-media dan iklan-iklan dengan gelontoran dana tak terbatas. Ada seorang capres yang sudah mengiklankan dirinya lebih dulu dimana-mana. Di televisi, sudah. Pakai baliho, sudah. Iklan layanan masyarakat di bios...

Ironis, Pomdam XVII/Cen Berantas 2 Kontainer Miras Ilegal Malah Digugat Langgar HAM

Image
Akhwat Muslimah -  Pomdam XVII/ Cenderwasih digugat PT. Sumber Makmur Jayapura (PT.SMJP) sebagai pihak yang dirugikan lantaran menahan dua kontainer berisi 1.200 kardus atau 9.700 liter minuman keras berbagai jenis, di Pelabuhan Jayapura. Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Klas I-A Jayapura antara Pemohon PT. Sumber Makmur Jayapura (PT. SMJP) melawan termohon 1 Pomdam XVII/Cen dan termohon 2 Satpol PP Prov. Jayapura, telah dilaksanakan, Jumat (21/9/2018). Putusan sidang PN  tersebut menyatakan, perbuatan Termohon 1 adalah perbuatan melawan hukum dan melanggar Hak Asasi Manusia, serta menolak ganti kerugian yang diajukan oleh Pemohon. Kemudian  memerintahkan Termohon 2 untuk segera mengembalikan barang milik Pemohon serta memerintahkan kepada Termohon 1 dan Termohon 2 untuk membayar biaya perkara. Kapendam XVII/Cen saat diklarifikasi tentang putusan ini membenarkan sudah menerima laporan dari Kepala Hukum Kodam XVII/Cen (Kakumdam) tentang putusan PN tersebut. H...

Kronologis Pengeroyokan Haringga Sirila, Suporter Persija Yang Tewas di Gelora Bandung Lautan Api

Image
Akhwat Muslimah - Pentas sepak bola nasional kembali membuat catatan kelam akibat ulah oknum suporter. Di laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Minggu (23/9/2018) sore, seorang suporter Persija, Haringga Sirila tewas usai dikeroyok di parkiran Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Video aksi pengeroyokan Haringga direkam suporter lain dan beredar di sosial media. Tampak seorang pria gempal tersungkur dalam kondisi mengenaskan, berlumuran darah. Menurut keterangan dari suporter di GBLA, pukul 13.00 WIB di luar stadion GBLA tepatnya di area parkiran gerbang biru ada satu orang yang dikejar oleh kerumunan orang. Begini Kronologis Pengeroyokan Haringga Sirila, Suporter Persija yang Tewas di GBLA Kerumunan orang tersebut berteriak bahwa orang yang dikejar adalah pendukung Persija Jakarta. Korban yang dikejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso namun kerumunan mengeroyok korban dengan menggunakan balok kayu, piring, botol dan benda-benda lainnya sehingga korban meninggal dun...

Jokowi Anti-Islam, Kiai Ma'ruf: Beliau Mencintai Ulama, Saya Tahu Betul

Image
Akhwat Muslimah - Calon wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengomentari isu Presiden Joko Widodo yang antiulama dan anti-Islam. Ia menyatakan isu tersebut tidak benar karena beliau memilih ulama sebagai pendamping dalam Pemilihan Umum 2019. Karena itu, lanjut dia, jika ada orang atau kelompok yang mengatakan bahwa Jokowi adalah presiden yang anti-Islam, maka isu itu adalah hoaks atau berita bohong."Karena itu, jika ada isu Pak Jokowi antiulama atau anti-Islam, isu itu bohong, tidak benar. Karena itu jangan percaya. Beliau mencintai ulama dan saya tahu betul," ucap Kiai Ma'ruf saat sambutan dalam acara deklarasi nasional Arus Baru Muslimah (ABM) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Ahad (23/9) malam. Ma'ruf Amin juga mengatakan Jokowi juga sangat rajin dalam menunaikan ibadah shalat lima waktu. Dia pun menceritakan saat akan mengambil foto Capres-Cawapres belum lama ini. Saat itu, kata dia, Jokowi terlambat datang, yang mana alasannya karena melaksanakan ibadah shalat As...

Sandi: Saya Berani Melawan Mafia-mafia Impor, Tidak Akan Saya Biarkan

Image
Sandi: Saya Berani Melawan Mafia-mafia Impor, Tidak Akan Saya Biarkan Akhwat Muslimah - Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno mengingatkan gejolak ekonomi bangsa akan mampu dihadapi bersama rakyat dengan menghadirkan kepemimpinan yang kuat. Pernyataan ini disampaikan Sandi di hadapan ribuan kader dan anggota PAN Solo Raya saat berjunjung ke Sukoharjo, Jawa Tengah, melalui pesan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (22/9/2018). "Turbulensi ekonomi bisa dihadapi Insya Allah bersama rakyat dengan menghadirkan kepemimpinan yang kuat dan mampu memenuhi harapan perbaikan ekonomi, untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menstabilkan harga agar lebih terjangkau," ucap Sandi. Sandi menyebut, aspirasi masyarakat akar rumput harus mampu ditangkap untuk dihadirkan solusi yang terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan sosial maupum ekonomi. Sandi menegaskan penciptaan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau harus juga didukung pemerintahan yang bersih maupun penegaka...

Dari Lubuk Hati Paling Dalam, Banser ‘Curhat’ Minta Tolong Dipertemukan dengan UAS

Image
Akhwat Muslimah - Sejumlah organisasi masyarakat di Riau, menolak acara Kirab Kebangsaan dan kedatangan Ketua GP Umum Ansor Yaqut Cholil ke bumi lancang kuning. Penolakan tersebut dipicu dugaan persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) di beberapa kota di Pulau Jawa. Ketua GP Ansor Riau Purwaji mendatangi Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan ‘curhat’ karena mendapat penolakan di mana-mana. Anggota Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Niaga Budi Febriadi mengatakan, tujuan kedatangan Ketua GP Ansor Riau ke LAMR untuk menyampaikan maksud mereka hendak mengadakan acara kirab tersebut. Sebab, acara itu telah ditolak dimana-mana. "Tadi datuk menyampaikan kepada GP Ansor Riau bahwa GP Ansor juga harus introspeksi diri ke dalam. Karena penolakan Ketua GP Umum Ansor ini terjadi disebabkan preseden yang didahului GP Ansor di pulau Jawa yang melakukan penolakan terhadap UAS dengan tuduhan bahwa UAS makar dan HTI," kata dia. Hal itu tentunya menyakiti perasaan umat Islam. Sebab...

Dianggap Tak Hormati Jokowi, GM Hotel Bali Tak Terima Lulusan Universitas Islam Riau! Tanggapan Warga Riau Mak Jleb!

Image
Akhwat Muslimah - Ribuan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Riau (UIR) menggelar aksi demonstrasi di DPRD Riau, Senin (10/9/2018) dua pekan lalu. Mereka menuntut, agar Presiden Joko Widodo untuk diturunkan dari jabatannya. Dengan memakai almamater biru, mereka mengarak sebuah pocong dan spanduk besar bertulis “Turunkan Jokowi”. Aksi mahasiswa UIR ini juga memicu mahasiswa-mahasiswa di daerah lain secara bergelombang turun ke jalan memprotes rezim Jokowi. Namun, aksi mahasiswa UIR ini ternyata bikin gerah sebagian pihak. Seorang general manager (GM) hotel di Bali sampai membuat pernyataan terbuka menolak menerima karyawan/i dari mahasiswa/i UIR karena dianggap tidak menghormati Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan Satria Santoso melalui akun facebooknya: "Saya: Satria Santoso, General Manager sebuah hotel di Kuta - Bali. Memastikan HRD kami untuk tidak menerima karyawan/i dari mahasiswa/i lulusan Universitas Islam Riau (#UIR) yang tidak menghormati si...

Terungkap! Ternyata Ini Alasan SBY Tinggalkan Deklarasi Pemilu Damai

Image
Akhwat Muslimah - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono terlihat meninggalkan acara deklarasi pemilu damai di Monas, Jakarta, Ahad (23/9/18). Ternyata, SBY meninggalkan lokasi bukan karena tidak disiplin, tetapi adanya pelanggaran yang dilakulan oleh relawan salah satu capres. "Pak SBY merasa tidak nyaman ketika rombongan kami melintas mengikuti karnaval," kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean seperti diwartakan Republika, Ahad (23/9). SBY merasa tidak nyaman karena adanya pelanggaran yang dilakukan relawan pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang membawa atribut relawan. Padahal, berdasarkan aturan yang diedarkan KPU RI selaku panitia, peserta deklarasi kampanye damai baik dari parpol atau pasangan capres-capres tidak diperkenankan membawa alat peraga sendiri. "Dari KPU jelas dari edaran yang kami terima adalah tidak tidak boleh membawa alat peraga kampanye karena semua disediakan oleh KPU, dan kami mengikuti aturan itu," lanjut F...

Ini Sindiran Telak Ustadz Hilmi Soal Jari Satu Sebagai Simbol Nomer Urut Capres

Image
Akhwat Muslimah - Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dan Prabowo-Sandi mendapatkan nomor urut 2 pada pilpres 2019 mendatang. Menanggapi hal ini, Ustadz muda asal Kota Hujan Bogor menyampaikan sindiran telak kepada kelompok yang kerap mencaci maki penggunaan simbol angka 1. "Nah, sekarang dilematis nih. Angka 1 harus dipakai untuk mengkampanyekan jagoannya." kata Ustadz Hilmi melalui akun twitter @Hilmi28 Sering Dicaci Buzzer Sebagai seorang ustadz, Hilmi kerap berfoto dengan mengacungkan jari telunjuk seperti angka satu yang merupakan simbol tauhid. Namun, aksinya itu kerap digunakan sebagai bahan caci maki oleh pihak-pihak tertentu yang tidak paham, hanya berprasangka. "Saya sering dicaci maki Buzzer karena suka berfoto dengan mangacungkan satu jari sebagai simbol Tauhid." kata Hilmi. Cacian dan makian yang ditunjukkan kepadanya saat berfoto dengan mengacungkan satu jari kerap dinisbatkan sebagai pendukung organisasi yang mengaku sebagai...

Video Massa Ormas Islam Sumbar Hadang Banser GP Ansor di Perbatasan Sumbar – Sumut

Image
Akhwat Muslimah - Sejumlah massa yang terdiri dari berbagai ormas Islam Sumatera Barat, Minggu (23/9) menunggu kedatangan Banser GP Ansor di daerah perbatasan Sumbar dan Sumatera Utara. Tepatnya di Kelok Pinang, Talu Pasaman Barat. Penolakan itu sebagai salah satu bentuk pemberian pembelajaran bagi Banser GP Ansor yang telah makukan penolakan kepada Ustadz Abdul Somad saat akan memberikan ceramah di pulau Jawa beberapa waktu lalu. Sejumlah massa itu bergerak menuju desa perbatasan dikawal oleh personal Polri Pasaman Barat. Nampak juga ikut menyertai mereka Kapolres Pasaman Barat AKBP Imam Pribadi Santoso SIK, MH. Setelah menunggu beberapa menit, yang ditunggu tak kunjung datang, ternyata anggota Banser GP Ansor tidak melawati jalur jalan yang telah didatangi oleh ormas Islam Sumbar. Dari sebuah vidio yang kami dapatkan, nampak koordinator lapangan bertanya langsung ke Kapolres apakah Banser itu masuk ke Sumbar tidak lewat jalur Kelok Pinang, Talu Pasaman Barat. Sepertinya Kapolres AKB...

Kehadiran GP Ansor di Bengkalis Dihadang Warga, Mobil Dirusak

Image
Akhwat Muslimah - Sekelompok masyarakat di Bengkalis menolak kehadiran GP Ansor yang akan menghadiri kegiatan Gebyar Bersholawat dan Tablig Akbar di Desa Mentayan Kecamatan Bantan, Bengkalis, Ahad (23/9/2018). Ketua GP Ansor Riau, Purwaji dan rombongan sempat dihalangi ketika keluar dari dermaga pelabuhan RoRo Air Putih Bengkalis, sekitar pukul 16.20 WIB. Sekelompok orang itu menduga kehadiran GP Ansor akan menyebar paham-paham di luar kaedah Islam alias Islam Nusantara.  Selain itu, mereka tidak terima ditolaknya Ustaz Abdul Somad oleh Oknum Ansor. Berkat kawalan kepolisian, GP Ansor berhasil keluar dari area pelabuhan. Rupanya tidak sampai disitu, massa kembali menghadang dan berupaya menghentikan rombongan persis di Jalan sebelah kantor LAMR Kabupaten Bengkalis. Situasi sempat memanas, satu mobil rombongan GP Ansor dirusak. Pengrusakan itu dipicu tertabraknya salah satu pengendara yang merupakan massa oleh rombongan GP Ansor. Kendati demikian, kondisi tersebut berhasil diredam ...

Nusron: Nggak Penting Wapresnya, yang Penting Jokowi Menang

Image
Akhwat Muslimah - Partai Golkar tak mempermasalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres untuk Pilpres 2019. Menurut Golkar, yang penting Jokowi menang. "Kalau Golkar nggak penting siapa wapresnya. Yang penting presidennya Jokowi menang," kata Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Sumatera Golkar Nusron Wahid di kantor Mahfud Md Institute, Jalan Kramat, Matraman, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018). Dia berharap ini merupakan keputusan yang terbaik. Nusron juga sempat bercerita tentang Mahfud Md yang telah bersiap sebagai cawapres Jokowi. "Ya, semoga ini keputusan yang terbaik," ujarnya. "Ya kalau mendadak ya mendadak. Karena tadi jam 3 sore kita di sini itu Pak Mahfud sudah ditelepon dari pihak Istana diminta siap-siap stand by cari tempat transit di kawasan Menteng. Karena itu, kawasan Menteng yang dekat di situ adalah (Restoran) Tesate itu dan diputuskan kita semua stand by di sana," sambung Nusron. Mahfu...

Penampakan Kostum Gatot Kaca Romi yang Bikin Jokowi-Prabowo Tertawa

Image
Akhwat Muslimah - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi tampil beda di acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Minggu (23/9/2018). Penampilannya menarik perhatian karena berbeda dari para pimpinan partai maupun mereka yang hadir di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Jika politikus lain menggunakan baju adat, Romi memilih mengenakan kostum tokoh perwayangan Gatot Kaca, lengkap dengan kumis tebalnya. Penampilan Romi ini juga menarik perhatian dua calon presiden, yang kompak tertawa saat melihat Romi. Namun, ternyata Romi punya alasan mengapa memilih kostum Gatot Kaca tersebut. "Itu adalah pemilu terbesar di dunia dalam keserentakan peserta yang mengikutinya, maka pemilu besok harus diamankan dari seluruh fitnah, hoaks, dan gangguan," ujar Romi. "Karena itu butuh superhero lokal untuk bangkit dari kayangan untuk mengamankan. Superhero lokal di atas Supeman, Spiderman, dan lain-lain," lanjut dia sambil tertawa. Kepada wartawan, Ro...

Cukai Rokok Untuk Tambal Defisit BPJS, Perokok: "Pahlawan Udut Kesatria Berasap"

Image
AKU 'URUNG' BERHENTI MEROKOK [Jeritan Batin Para Perokok] Oleh: Nasrudin Joha Sebenarnya, ada 1001 alasan bagi siapapun untuk berhenti merokok, dari alasan kesehatan sampai alasan keimanan. Okelah, coba kita ulas saja satu persatu. Pertama, alasan kesehatan. Merokok merugikan kesehatan. Sebagaimana peringatan dalam setiap kemasan rokok, disebutkan bahwa : merokok dapat merugikan kesehatan, mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin, bahkan sampai menyebabkan impotensi. Sesiapa yang meninggalkan rokok, kesehatannya akan membaik. Yang ngeyel tetap merokok, kesehatannya buruk. Dari sesak napas, batuk, bau mulut tak sedap, bibir hitam, dll. Merokok yang jelas merugikan kesehatan. Kedua, alasan ekonomi. Dengan merokok itu menyebabkan kantung bolong. Harga sebungkus rokok, itu bisa makan dua kali di warteg. Jika sehari dua bungkus, maka seorang perokok telah menghabiskan jatah makan di warteg empat kali. Coba kita hitung ya: jika satu bungkus rokok 20.000, sehari dua bungkus, berarti s...

Bahasa Perjuangan Tidak Mengenal Memelas, Ya.. Kami Ingin Syariat Islam!

Image
Akhwat Muslimah - Oleh: Nasrudin Joha _Tuan, _ Kami ingin mengunggah bahasa santun, bahasa bijak dengan ungkapan kiasan, dimana setiap penggalan kata, dapat mengantarkan tuan kepada maksud kalimat. Kami ini, pewaris perjuangan Natsir. Kami ini, generasi HAMKA yang kaya akan sastra, ungkapan kata mampu kami abstraksi untuk mengunggah makna dan substansi. Tapi tuan, ini soal standar. Ini soal maqom. Kami menghadapi generasi perusak bangsa, yang tak paham akan sastra, tak sanggup menangkap pesan dari untaian kata, tdk bisa menangkap etika dan tata krama. Politik menjadi begitu picik, rendah, dengan mengunggah syahwat kekuasaan sebagai Tujuan utama. Ruang diskusi dikebiri, kritik dan masukan dianggap ancaman. Setiap kami, mengunggah kalimat panjang tentang visi besar untuk membangun bangsa ini, kami dituding satu kata yang sederhana tetapi menyakitkan : MAKAR. Karena itu tuan, Kami terpaksa menggunakan bahasa telanjang, ungkapan vulgar, bahkan kami mengunggah agitasi perubahan dengan baha...

Deklarasi Pemilu Damai: Menampar Muka Jokowi?

Image
Akhwat Muslimah - Oleh: Nasrudin Joha Boleh lah, orang sekelas SBY marah meski dengan aktualisasi sederhana : meninggalkan lokasi deklarasi damai. Zulkifli PAN dan beberapa petinggi partai juga melakukan hal yang sama. Bagi orang awam, marwah direndahkan dengan tipu daya dan muslihat mungkin tak mengapa. Tapi, bagi orang yang punya legacy politik, memiliki saham membangun negeri, perlakuan yang tidak layak sah dibalas dengan tindakan yang tidak pantas. Orang Jawa jarang, bahkan pantang : colong playu lungo gelanggang. Tapi, tindakan pendukung jokowi memang sudah kebangetan. Sudah bodoh, sombong dan bangga pula. Membawa atribut calon, pada ajang deklarasi damai -padahal sebelumnya telah ada edaran KPU yang melarang itu- bisa disebut tindakan bodoh. Alih-alih mendongkrak elektabilitas, tindakan ini justru meruntuhkan wibawa jokowi. Publik, akan menilai jokowi didukung orang bodoh yang tak paham aturan. Itu satu sisi. Sisi yang lain, tindakan itu mengkonfirmasi akan ada masalah besar dal...

Heboh Foto Diduga Mirip Abu Janda Minum-minum dan Cium Wedokan

Image
Akhwat Muslimah - Beredar foto tak pantas diduga mirip pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya alias Abu Janda di jagat dunia maya Twitter . Di foto tersebut terlihat sosok pria mirip Abu Janda sedang minum-minum dan mencium wanita. Sebuah akun twiter yang membagikan foto tersebut adalah akun @PatiKanaKanai. Dari keterangan fotonya diberi "Orang ini pakai embel2 "Ustadz" tapi kelakuan kayak ini..." Dengan membandingkan sosok Abu Janda yang biasa dikenal bicara lantang soal Pancasilais dan NKRI bahkan soal agama tidak sesuai dengan apa yang dilakukannya yang telihat di foto tersebut. Hebat ya...direzim ini Allah sdh kelompokkan siapa2 aja yg mendekat dan dibutuhkan...Sandiwara Allah Maha Indah...dan Allah berjanji akn menggantikannya dg yg Cinta & diCintaiNya...insyaAllah...smua Af'alNya — Hanifa_EHB (@EhbHanifa) 22 September 2018 Pasti ngelesnya.."itu mirip saya" 😁😂🤣 — PRabowo Jr. 💎 (@macan_asia10) 22 September 2018 pic.twitter.com/uceOy4p9p...

Sikap Hormat Jokowi Saat Lagu Indonesia Raya Disorot, Begini Aturan Menurut Undang-Undang

Image
YouTube (Capture)/tribunnews Akhwat Muslimah - Sikap capres petahana Joko Widodo (Jokowi), yang hormat saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang di pengundian nomor urut, menjadi sorotan. Sebab, hanya Jokowi yang melakukannya. Sedangkan capres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Ma'ruf Amin hanya berdiri tegak. Soal sikap Jokowi yang memberi hormat, bagaimana sebenarnya aturannya dalam undang-undang? Aturan terkait sikap ketika lagu kebangsaan berkumandang ada dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Pada Pasal 62 dijelaskan, saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang, setiap orang wajib berdiri tegak dan bersikap hormat. Berikut isi pasal itu. "Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat." Arti dari 'berdiri tegak dengan sikap hormat' yang dimaksud pada Pasal 62 juga dijelaskan dengan rinci. Berikut penjelasan...

Protes Keras Aturan Pengeras Suara Masjid, PA 212 Temui Langsung Menteri Agama

Image
Akhwat Muslimah - Disela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), sejumlah perwakilan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dari 22 provinsi, mendatangi Kantor Kementerian Agama di Jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jum’at (21/9/2018) siang. Mereka diterima langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin beserta jajarannya. Dari pihak PA 212, hadir Ustaz Fikri Bareno selaku Wakil Sekretaris Umum (Wasekum), Egy Sujana, SH sebagai Penasihat PA 212, dan Hj. Nurdiati Akma (Anggota PA 212). Perwakilan PA 212 dari daerah terdiri dari PA 212 DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Utara, Ambon, dan wilayah Indonesia lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Ustaz Fikri Bareno menyampaikan keprihatinan umat Islam terkait Surat Edaran Kementerian Agama RI terkait penggunaan pengeras suara di masjid, langgar dan musholla. “Azan itu panggilan shalat dan merupakan syiar Islam. Kenapa soal adzan harus diintervensi pemerintah. Dengan aturan itu, membuat ulama dari Sabang sampai Merauke merasa terpukul dan sangat...

Gatot Nurmantyo Minta KSAD Pulang Kampung Jika tak Berani Putar Film G-30S/PKI

Image
Akhwat Muslimah - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menantang keberanian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angakatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono untuk memutar kembali film peringatan gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965 atau yang biasa dikenal dengan G-30S/PKI. Menurut Gatot, jika KSAD tidak berani memerintahkan untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) film G-30S/PKI, maka ia ragu KSAD akan mampu memimpin prajurit pemberani dan jagoan-jagoan seperti Kostrad, Kopassus, dan semua prajurit TNI AD. “Kok KSAD-nya penakut. Ya sudah pantas lepas pangkat,” tulis Gatot di akun Instagram pribadinya @nurmantyo_gatot, Kamis (20/9). Gatot menekankan agar KSAD mengetahui tak ada hukuman mati untuk perintah nonton bareng PKI. Dia mengungkapkan hukuman paling tinggi terhadap KSAD adalah copot jabatan, bukan copot nyawa. Untuk itu, Gatot menyindir jika KSAD tetap takut, lebih baik sekalian pulang ke kampung halaman. “Kalau takut, pulang kampung saja. ...

Israel, Seorang Sopir Angkot Nyatakan Dukungan ke Jokowi-KH Ma’ruf Amin

Image
Akhwat Muslimah - Sopir angkutan kota di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang mendukung Joko Widodo untuk kembali maju dalam pertarungan memperebutkan kursi Presiden Republik Indonesia. Dukungan itu diutarakan Ketua Kesatuan Pemilik dan Sopir Angkutan (Kesper) Sumut, Israel Situmeang, Rabu (19/9) dikutip dari vivanews . “Hari ini kami semua, sopir, pengusaha angkot dan keluarga kami, serta para penumpang kami, menyatakan dukungan kami kepada bapak Joko Widodo untuk kembali maju sebagai Presiden,” kata Israel. Kata Israel, dukungan para sopir di Medan dan sekitranya sebagai bentuk kecintaan terhadap Jokowi. “Ini bentuk kecintaan kami kepada Pak Jokowi. Kami untuk Jokowi 2 Periode,” kata Israel dalam orasi deklarasinya disambut dengan tepukan tangan. Israel menilai Jokowi layak didukung kembali dengan melihat kinerjanya dalam pembangunan infrastruktur untuk rakyat, seperti dibangunnya jalan tol Binjai-Tebingtinggi di Sumatera Utara, yang telah memangkas jarak tempuh dan efisiensi trans...

Mengejutkan, Begini Hasil Polling Pilpres di Fanspage Resmi Najwa Shihab

Image
Hasil Poling Pilpres Najwa Shihab Jokowi 30 % Akhwat Muslimah - Presenter TV Najwa Shihab menggelar jajak pendapat/poling terkait pilihan Pilpres 2019 melalui akun resmi media sosialnya di facebook. "Seandainya nih, seandainya pilpres diadakan hari ini, paslon mana yang bakal kamu pilih?" Demikian pertanyaan poling Najwa Shihab yang mulai dilakukan tadi malam, Kamis (20/9/2018). Hingga 11 jam dilakukan poling, sampai berita ini diposting, Jumat (21/9/2018) pukul 06.00, sudah diikuti 104.200 warganet. Hasilnya? Pasangan Prabowo-Sandi menang telak 70%. Petahana Jokowi-Maruf hanya 30%. Link poling: https://www.facebook.com/najwashihabofficial/posts/878877795650335 Sumber: Portal-islam.id

Warga Langkat Bakar Spanduk dan Cabuti Bendera GP Ansor di Tanjung Pura

Image
Akhwat Muslimah - Tidak hanya melarang GP Ansor melakukan rangkaian Kirab Satu Negeri, ratusan Massa yang menggeruduk Gedung Nasional di Tanjung Pura juga membakar Spanduk yang sebelumnya terpasang di ruangan acara. Melihat kondisi keamanan tidak Kondusif, Kapolsek Tanjung Pura AKP B Panjaitan, langsung mengambil keputusan untuk menghentikan acara tersebut. "Saya minta maaf kepada Panitia acara ini terpaksa di bubarkan. Semua ini dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan kekondusifan," tegasnya, seperti dilansir metrolangkatbinjai.com . Lanjut Kapolsek Tanjung Pura, saya jamin acara ini tidak di laksanakan. Karena Kesultanan Langkat juga menolak, sehingga gedung ini kami tutup. Disoal apakah digelarnya acara ini sudah meminta ijin pihak Kepolisian, Perwira Pertama ini mengatakan jika GP Ansor sudah melapor ke Polres Langkat. Ditempat yang sama, Tengku Chandra Hardi, yang mewakili Kesultanan Langkat Kejuruan Stabat, dan juga merupakan cucu Tengku Muhammad Kholid, juga menolak ...

Video KH. Ma'ruf Amin 'Dicuekin' Anak-anak Muda di Rumah Makan, Begini Kata MUI

Image
Akhwat Muslimah - Sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mendampingi Ma'ruf Amin angkat bicara soal video viral Ketum MUI itu 'dicuekin' anak-anak muda. Peristiwa itu terjadi sebelum Ma'ruf Amin menjadi bakal cawapres. "Itu video lama," kata Waketum MUI, Zainut Tauhid saat dikonfirmasi, Kamis (20/9/2018). Zainut juga tampak ada di video tersebut. Momen itu terjadi pada 9 Mei 2018 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. "Jadi jauh sebelum beliau menjadi Cawapres," ungkapnya. Hal senada disampaikan oleh Wasekjen MUI Misbahul Ulum. Momen yang terekam di video viral itu adalah saat Ma'ruf makan di Rumah Makan Haji Fauzan Banjarmasin, setelah penutupan acara Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI. "Saya juga hadir pada saat makan siang tersebut," kata Misbahul. Sebelumnya diberitakan, video yang beredar itu direkam oleh seorang pengunjung rumah makan. Ma'ruf Amin tampak berjalan masuk didampingi beberapa orang dan terdengar sapaan ...

Rizal Ramli: Enggar ‘Petantang Petenteng’, Bahasa Inggrisnya Norak, Kampungan

Image
Akhwat Muslimah - Kebijakan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengimpor pangan di tengah stok beras yang melimpah dianggap bertentangan dengan prinsip untuk mensejahterakan petani. Ekonom senior Dr Rizal Ramli mengkritik keras kebijakan itu. Tanggung jawabnya sebagai kaum intelektual bergejolak ketika melihat keadaan ini. "Saya imbau kepada Presiden Jokowi, sudah jelas kok posisi angkanya benar ada (stok Bulog sebesar 2,4 juta ton). Biarkan Enggar ‘pentantang petenteng’ begitu, sudah waktunya diganti," ujar RR, biasa disapa di komplek DPR, Jakarta, Kamis (20/9). Dikatakan RR, seorang Menteri Perdagangan dari dulu merupakan sosok yang pandai berbahasa Inggris dan meyakinkan dunia internasional. Dengan seperti itu akhirnya neraca perdagangan Indonesia bisa meningkat. RR pun mengulas karakter Menteri-menteri perdagangan sebelumnya dari era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Dari dulu mohon maaf pertimbangan mengangkat Menteri Perdagangan itu pertimbangannya pertama Ba...

Dianggap Dalang Penolakan UAS, Yaqut Cholil Dilarang Injakkan Kaki di Pekanbaru

Image
Akhwat Muslimah - Sejumlah organisasi masyarakat di Riau, menolak kedatangan Ketua GP Umum Ansor Yaqut Cholil ke bumi lancang kuning. Penolakan tersebut dipicu dugaan persekusi terhadap Ustad Abdul Somad (UAS) di beberapa kota di Pulau Jawa. Penolakan Yaqut Cholil tersebut ditunjukkan dengan memasang spanduk bertuliskan ‘Tolak Yaqut Aktor Persekusi Ulama, Jangan Pijakkan Kakimu di Bumi Melayu’. Kemudian terdapat foto Yaqut dengan tulisan ‘Yaqud Cholil Qoumas Ditolak’. Spanduk itu tampak terpasang di pagar Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Riau. Sudah beberapa hari spanduk itu terpasang di sana. Rencananya, Yaqut akan menghadiri acara Kirab Satu Negeri Zikir Satu Bangsa. Acara itu akan digelar di Kabupaten Siak, Riau, pada Sabtu (22/9) nanti. Selain pemasangan spanduk, penolakan juga dilakukan secara langsung oleh berbagai ormas. Mereka mendatangi kantor LAMR, Rabu (19/9). Di sini, mereka meneriaki Ketua GP Ansor Riau Purwaji yang datang ke kantor adat terti...

Bedah Makna 'Matamu', Pesan Tak Langsung Buwas untuk Mendag

Image
Foto: Kumparan Akhwat Muslimah - Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso melontarkan kata 'matamu' untuk menanggapi pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Kata 'matamu' yang diucapkan pria yang karib disapa Buwas itu memang terkesan mengungkapkan ketidaksenangan, tapi apa artinya? "Itu artinya negatif, kenapa negatif? Karena, ketika digunakan pada konteks 'matamu', mata itu kan identik dengan indra penglihatan atau visual, sehingga secara tersirat dia menanyakan berarti pihak lawannya itu 'tidak bisa melihat'," ujar dosen Prodi Sastra Jawa FIB UI Dr Ari Prasetiyo saat berbincang dengan detikcom, Rabu (19/9/2018) malam. Selain 'matamu', dalam bahasa Jawa ada makian 'ndasmu' yang menurut Ari bermakna lebih kasar. (E)ndas berarti kepala, yang di dalamnya terdapat otak untuk berpikir. Ketika seseorang, misalnya, mengucapkan kata 'ndasmu', secara tak langsung berarti menganggap lawan bi...