Posts

Showing posts from August, 2019

Worldwide Trends: Gelombang Dukungan Kepada Islam Kaffah

Image
WORLDWIDE TRENDS : GELOMBANG DUKUNGAN KEPADA ISLAM KAFFAH Oleh : Ahmad Sastra  Mungkin dunia terkejut. Sebab di tengah gencarnya framing jahat atas syariah Islam oleh para musuh Islam, namun tren dunia di sosmed justru terjadi gelombang besar dukungan atas syariah Islam. Hari ini (31/08/19) yang merajai trading topic di tweeter dunia justru dukungan dunia akan Islam kaffah dan khilafah. Islam, bagaimanapun adalah sebuah agama sekaligus ideologi yang benar dan baik untuk kehidupan manusia di dunia. Islam adalah rahmat bagi manusia dan alam semesta. Islam adalah solusi terbaik bagi krisis multidimensi kehidupan manusia. Dunia telah sekarat dibawah dominasi ideologi setan kapitalisme dan komunisme. Islam adalah sempurna yang meliputi ajaran tentang ritual dan kehidupan. Aspek kehidupan seperti pendidikan, ekonomi, budaya, hukum, politik dan sosial diatur secara sempurna untuk kebaikan seluruh manusia. Islam hadir untuk kebaikan seluruh manusia, bukan hanya untuk umat Islam saja. Maka ...

Ustadz-Ustadz Kondang Mendadak Kumpul, Ada Apa?

Image
Apa jadinya jika para Ustadz-ustadz besar berkumpul? Sebuah cuplikan video diunggah di akun Instagram pribadi Ustadz Felix Siauw.  Dalam video yang berjudul 'Asatidz ngumpul ngapain aja?' itu menunjukkan beberapa Ustadz besar berkumpul dan melakukan aktivitas seperti bermain bola dan ngobrol bareng. Terlihat ada Ustadz Oemar Mita, Ustaz Salim A Fillah, Habib bin Anies, Ustaz Felix Siauw, Ustadz Luqman, bahkan Ustadz Abdul Somad yang belakangan banyak diperbincangkan juga turut hadir di acara yang diketahui di sebuah lokasi di Jawa Barat. Lewat caption unggahannya Ustadz Felix menjelaskan bahwa itu adalah momen Silaturahim, diskusi hingga muhasabah para asatidz (ustadz-ustadz laki-laki). Tak cuma para ustaz, terlihat juga beberapa artis yang tergabung dalam 'Hijrah' seperti Arie Untung, Teuku Wisnu, Dimas Seto, Hingga Dude Herlino. "Alhamdulillah, kemarin para asatidz pada ngumpul. Ada @hanan_attaki, @oemar_mita, @binanies, @salimafillah, @luqmanulhakimashabul, @ust...

Operasi Patuh 2019, Geger Polisi Tendang Pemotor Sampai Jatuh, Nasibnya Kini...

Image
Operasi Patuh 2019 sudah mulai dilaksanakan sejak tanggal 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019. Operasi Patuh 2019 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia . Operasi Patuh 2019 juga sudah memiliki target operasi tersendiri. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP, Muhammad Nasir mengatakan target operasi kali ini adalah pengguna sepeda motor. Tak hanya itu, dirinya juga mengungkapkan pengguna rotator atau sirine juga akan menjadi incaran. Tidak hanya itu, beberapa jumlah pelanggaran lain juga ikut menjadi perhatian utama. Mulai dari pengendara mobil dan motor yang melajukan kendaraan melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari dua orang untuk motor, serta melanggar rambu lalu lintas. Kelengkapan dan kelayakan surat kendaraan bermotor juga akan menjadi perhatian para petugas. Alih-alih melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seorang anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) berikut ini mendadak menjadi viral. Pasalnya, Polantas tersebut terekam ka...

Daripada Papua Pisah Diri, Lebih Baik Jokowi Lepas Jabatan

Image
Pentolan Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab ikut berkomentar soal kondisi Papua yang masih mencekam karena meletus kerusuhan di bumi Cenderawasi itu akibat isu rasisme. Menurutnya, ketimbang Papua berniat memisahkan diri dari Indonesia, lebih baik Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninggalkan jabatannya. Habib Rizieq mengatakan kalau Papua tidak boleh sampai memisahkan diri. Hal tersebut disampaikannya lantaran nantinya keinginan dari pihak asing akan terpenuhi. "Papua tidak boleh lepas dari NKRI karena itu yang diinginkan pemerintahan asing," kata Habib Rizieq melalui Kadiv Humas PA 212 Damai Hari Lubis kepada Suara.com, Jumat (30/8/2019). Justru menurut Rizieq ketimbang Papua memisahkan diri, lebih baik Jokowi yang melepaskan jabatannya sebagai presiden. Pernyataan Habib Rizieq tersebut disampaikan karena sebagai bentuk pertanggungjawaban seorang presiden atas terjadinya kerusuhan di Papua yang hingga kini masih terjadi secara beruntun. "Daripada lepas Pap...

Pertama Dalam Sejarah, Begini Penampakan Kemeriahan Pawai Obor #JakartaMuharramFestival

Image
Ilustrasi Pawai Obor Ribuan peserta pawai obor elektrik meriahkan Jakarta Muharram Festival. Pawai obor dilakukan longmacrh dari Silang Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia.  Acara yang pertama kali digelar tersebut merupakan inisiasi dari Pemprov DKI berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait. Sekitar 4.000 peserta pawai obor mulai berjalan sejak pukul 19.15 WIB. Pawai diawali dari Jalan Medan Merdeka Barat, Silang Monas, menuju ke Bundaran HI. Para peserta obor datang dari lima wilayah kota Jakarta ditambah Kepulauan Seribu. Para peserta laki-laki mengenakan pakaian koko sedangkan perempuan kebanyakan memakai gamis. Tampak masing-masing dari mereka memegang tongkat obor. Api yang digunakan bukan api sungguhan, melainkan lampu elektrik. Sepanjang perjalanan para peserta mengumandangkan selawat. Nyanyian selawat diiringi tabuh gendang yang dibawa oleh sebagian peserta. Nantinya pawai obor itu akan disambut oleh Gubernur Anies Baswedan. Pawai obor ini merupakan rangkaian aca...

Cuma Singgung "Banser Mingkem" Soal OPM, ASN Pandeglang Akan Dipolisikan

Image
Pandeglang – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat Pemkab Pandeglang Rahmat Zultika terancam dilaporkan ke Polres Pandeglang oleh GP Ansor Pandeglang karena diduga menghina Banser dalam postingan di Facebook. Rahmat Zultika diketahui menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang. Dalam unggahan melalu Facebook pribadinya itu, Rahmat Zultika melontarkan pernyataan yang diduga menghina Banser. Dia menyebut bahwa Banser diam saja terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM), bahkan terkesan tidak berani. Unggahan Rahmat Zultika, pejabat Pemkab Pandeglang di Facebook OPM merupakan organisasi yang pro kemerdekaan Papua, bahkan OPM sendiri sering kontak senjata dengan TNI-Polisi hingga memakan korban, salah satunya anggota Polda Papua, Briptu Heidar yang tewas ditangan anggota OPM. “Banser yg moncongnya bilang NKRI harga mati. Terhadap sparatis OPM langsung mingkem. Ga (Enggak) ada suaranya. Plongo,” tulis Rahmat dalam unggahan Facebooknya yang dilihat Ban...

RADIKAL PEYORATIF: Framing Yang Sangat Jahat dan Brutal!

Image
foto https://mojok.co RADIKAL PEYORATIF: Framing yang sangat jahat dan brutal! by Steven Suteki Radikal sebagai cara berpikir Issue radikal menghangat kembali Islam radikal vs Pancasila, apakah mungkin? Tidak ada Islam radikal, Islam itu sangat toleran. Anda bisakah membayangkan seandainya umat Islam mayoritas di Indonesia (87% dari total jumlah penduduk) tidak toleran, saya yakin kaum minoritas akan musnah dari Indonesia. Namun lihatlah, bagaimana umat Islam itu hidup rukun dan melindungi kaum beragama lain. Itu sebagai bukti bahwa umat Islam itu sangat toleran dan tidak anti kebhinekaan, apalagi kok anti Pancasila. Mengapa? Ya karena umat Islam memahami bahwa Pancasila itu juga hasil karyanya dlm menata kehidupan bermsyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebenarnya saya pun tidak marah disebut dosen radikal, karena radikal ala Suteki adalah: RAMAH TERDIDIK DAN BERAKAL. Bukan radikal pangkal terorisme. Catat itu! Apa sih radikal itu? Radikal itu sebenarnya bicara tentang cara berpiki...

Banser: Pemerintah Harus Berdialog dari Hati ke Hati dengan Masyarakat Papua

Image
Ketua Bidang Hankam Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Yaqut Cholil Qoumas meminta pemerintah menangani konflik di Papua dengan cara yang tepat. “Saya berharap publik juga ikut memberikan empatinya terhadap masalah ini. Jangan sampai malah ikut menjadi kompor atas konflik Papua," kata pria yang karib disapa Gus Yaqut itu, Jumat (30/8). Ketua Umum GP Ansor itu juga meminta pemerintah melakukan komunikasi yang intensif dengan masyarakat Papua. Banser sendiri adalah singkatan dari  Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau disingkat Banser merupakan badan otonom NU dari GP Ansor. Bertugas dalam pengamanan, menjalankan misi kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia “Tanyakan apa yang masyarakat Papua inginkan. Kalau soal Papua, jangan hanya persepsi Jakarta saja. Namun, benar-benar ditanya apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat di sana,” imbuh dia. Menurut Gus Yaqut, pemerintah harus melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan masyarakat Papua. “Sebab, sejatinya masyarakat Pap...

Ngabalin: Jokowi Adalah Utusan Tuhan Untuk Papua

Image
Desakan sejumlah pihak agar Presiden Jokowi datang langsung ke Papua mendapat tanggapan dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Menurut Ngabalin, kedekatan Presiden Jokowi sangat dekat dengan masyarakat Papua. Jokowi merupakan presiden yang paling sering berkunjung ke wilayah paling timur Indonesia itu. Ngabalin bahkan mengibaratkan kedekatan Jokowi dan warga Papua layaknya dapur dengan ruang makan. “Jaraknya dekat. Jadi presiden sudah sering sekali mondar-mandir,” kata Ngabalin di kawasan Masjid Cut Meutia, Jakarta, Jumat (30/8). “Bagaimana mungkin ada orang Solo yang bilang pace, mace, sama orang Papua? Itu kan paten sekali,” puji Ngabalin. Dikatakan Ngabalin, tokoh masyarakat di Papua juga menganggap Jokowi sebagai anak Papua yang diwakafkan untuk republik Indonesia. “Mereka sadar bahwa Jokowi itu menjadi orang Papua yang diwakafkan ke ini republik, diutus Tuhan. Pak Jokowi itu diutus Tuhan untuk memimpin Republik Indonesia,” katanya. Jokowi juga memberika...

Tuding Papua Mencekam Gara-gara Pendukung Khilafah,Teddy Gusnaidi Diskakmat Warganet

Image
Peristiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat yang mencekam hingga aksi anarkis dengan membakar berbagai gedung pemerintahan dan perkantoran setempat membuat banyak banyak rakyat Indonesia dan bahkan Elit Politik pun ikut bersuara dengan berbagai spekulan. Peristiwa tersebut dipicu oleh peristiwa rasis atas Mahasiswa Papua di Surabaya. Dan beritanya banyak memenuhi Headline Media Nasional dan bahkan Media Internasional pun ikut bagian dalam memberitakannya. Hingga membuat Ketua PKPI ikut mengomentari berbagai narasi dan berita dari warganet. " Yang memframing terus papua mencekam adalah para pendukung khilafah yang anti Pancasila ." Ungkap Teddy Gusnaidi dalam akun Twitternya. Namun komentar Teddy Gusnaidi yang menuduh bahwa para pendukung khilafah yang memframing Papua Mencekam dibantah oleh warganet dengan nama akun @DukeCondet. Dia membungkam Teddy Gusnaidi dengan fakta berita dari berbagai media daring yang memuat judul " mencekam ". " Ted, keTOLOLan lu k...

BPJS Naik 100%, Ngabalin Minta Bersabar dan Jangan Protes!

Image
Iuran peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diprediksi bakal segera naik. Namun demikian, publik diminta untuk tidak buru-buru marah dalam menanggapi wacana tersebut. Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menegaskan bahwa rencana itu masih dibahas secara matang di lingkaran pemerintah. "BPJS belum selesai dibahas. Kalau tidak ada aral melintang, malam ini ada pembahasan untuk tingkat kedua, " ujarnya  di Masjid Cut Meutia, Cikini, Jakarta, Jumat (30/8) dilansir rmol.id . Menurutnya, rencana kenaikan iuran yang diajukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani masih akan dibahas secara mendalam oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek . "Saya kira baru hari senin atau selasa ini sudah selesai," katanya. Mengenai nominal kenaikan, Ngabalin mengaku belum berani memastikan. Sebab harus ada perpres yang melatari kenaikan tersebut. Meski demikian, politisi Golkar itu meyakini bahwa Jokowi bakal setuju dengan rencana kenaika...

MUI Papua Minta Jokowi Ngantor di Papua Urusi Konflik

Image
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, KH Saiful Islam Al-Payage , meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera datang ke Papua untuk menyelesaikan persoalan yang tengah memanas di Papua. Bahkan, dia meminta Jokowi untuk sementara waktu berkantor di Jayapura . “MUI Provinsi Papua meminta segera Presiden Joko widodo untuk turun ke Papua , kalau bisa berkantor di Jayapura. Karena persoalan ini bukan sepele, tapi ini persolaan yang sangat besar,” ujar Saiful Islam, Jumat (30/8). dilansir dari republika . Dia mengatakan, massa aksi demontrasi yang ada di Jayapura sementara ini baru membakar gedung-gedung, membakar toko dan fasilitas umum lainnya. Namun, menurut dia, jika hal ini terus dibiarkan bisa terjadi konflik horizontal di tengah masyarakat. “Ini baru aja bakar-bakar gedung, bakar toko, bank, saya tidak tahu besok ini mereka bisa saling bunuh antarorang. Jadi saya harap kalau bisa besok presiden sudah di Papua untuk menyelesaikan persoalan ini,” ucapnya. Selain itu,...

Bintang Kejora Yang Begitu Gagah

Image
BINTANG KEJORA YANG BEGITU GAGAH Kala panji bintang kejora berkibar dengan jumawa Talinya terpancang kuat di depan istana durjana Menantang kebusukan jargon munafik "NKRI harga mati" Derap kaki kuda-kuda perang itu nyaris tak terdengar Hilang ditelan sejuta dalih dan ketakutan Yah, kuda perang yang selama ini dengan gagah berani menyerbu kemah-kemah dakwah dan pengajian Kini kaku tak mampu bergerak, lumpuh, kelu, dan memaku Dengus-dengus ancaman dan kepulan asap persekusi, yang selalu kau semburkan pada wajah-wajah kami Nyaris tak lagi terdengar, walau hanya sayup-sayup samar Genderang perang yang selalu kalian tabuh...pada siapa yang merongrong NKRI Hanya tinggal tabuh-tabuh bisu yang menjijikkan telinga Yaah, Bintang Kejora begitu gagah dan perkasa Kibarannya bagai sabetan katana Hatori Hanzo* Menebas kesombongan dan omong kosong para kuda gedibal Menyingkap "wajah durjana" dan "bualan NKRI harga mati" Bahwa ancaman verbal itu hanya untuk memusuhi kami, ...

Papua Membara, Jokowi Tertawa Terpingkal-pingkal?

Image
PAPUA MEMBARA, JOKOWI TERTAWA TERPINGKAL PINGKAL ? Oleh : Nasrudin Joha  Ini bukan saja soal tidak mampunya pemimpin mengelola dan menyelesaikan urusan bernegara. Ini juga soal 'rasa' dimana pemimpin tak lagi mampu 'merasai' apa yang menjadi perasaan rakyatnya. Sederhananya, ketiadaan empati pemimpin pada rakyatnya. Soal Jokowi tak memiliki jawaban, atas seabrek persoalan yang dihadapkan, selain dengan ungkapnya sederhana : bukan urusan saya, itu semua sudah mafhum. Jika tidak begitu, mungkin kita sering menyaksikan bagaimana pernyataan Presiden sering diralat bawahan. Misalnya saja : saat Jokowi bulat mau membebaskan Ust Abu Bakar Ba'asyir tanpa syarat, buru-buru Wiranto meralatnya. Bahkan, Wiranto menyebut Presiden tidak bisa grasa grusu mengenai hal ini. Saat Jokowi ditanya hal yang genting, sering juga Jokowi buang badan. Meminta wartawan untuk menanyakan pada menteri atau pejabat terkait. Mengenai hal ini, jika mau diulas akan menjadi deret panjang. Padahal, ar...

BPJS Naik 2 Kali Lipat, Pendukung Jokowi Sambat

Image
Kenaikan iuran BPJS kesehatan disebut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, telah disepakati oleh Presiden Joko Widodo. Puan menyebut, Jokowi hanya tinggal teken Peraturan Pemerintah mengenai kenaikan iuran BPJS kerpsehatan yang akan mulai diberlakukan per 1 September 2019. Kabar naiknya iuran BPJS kesehatan tersebut ternyata membuat Jokowi disembur para pendukung garis kerasnya. Bahkan iuran BPJS ini naik 100% alias 2 kali lipat dari sebelumnya. Berikut skema secara lengkap usulan Kemenkeu: * Iuran PBI: Rp 42.000 (sebelumnya Rp 23.000) * Iuran peserta penerima upah - Badan Usaha: 5% dengan batas atas upah Rp 12 juta (sebelumnya Rp 8 juta) * Iuran peserta penerima upah - Pemerintah: 5% dari take home pay (sebelumnya 5% dari gaji pokok + tunjangan keluarga) * Iuran peserta bukan penerima upah: a. Kelas 1: Rp 160.000 (sebelumnya Rp 80.000) b. Kelas 2: Rp 110.000 (sebelumnya Rp 51.000) c. Kelas 3: Rp 42.000 (sebelumnya Rp 25.500) I...

Innalillah, Detik-detik Bus Polisi Tabrak Pemotor Yang Nyeberang

Image
Innalillah, musibah ini terjadi di Kab. Takalar di mana bus polisi menabrak pemotor yang hendak menyemberang. Dalam video yang diunggah oleh akun Makassar Info, video detik-detik kecelakaan tersebut terlihat sangat jelas dan terekam cctv. " Pelajaran buat yang hendak nyebrang agar lebih memperhatikan lagi kendaraan yang ada di depannya. . Kejadian sore tadi pukul 15:48 Wita / 30 Agustus 2019. . Lokasi : depan Polres Takalar, Sulawesi Selatan. " tulis aku  Makassar Info. Peristiwa yang disebut terjadi pada Jumat (30/8/2019) itu berlokasi di depan Polres Takalar, Sulawesi Selatan. Kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi pengendara lain saat akan menyebrang jalan raya. Beberapa komentar netizen: haidirisme "Bis nya udah ngerem sejak blm nabrak, tp jeda waktunya biar bisa stop betul udah telat, pasti sopir bis nya gak nyangka.. Sopir bis polisi gak mgkn ugal2n, jd bijaklah jika ingin nyebrang.. " sakkkkaaaa " Ga bsa juga nyalahin polisinya. Karna dri jauh sdh keli...

KPU Papua Dibakar, Dokumen Caleg Ludes

Image
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua yang berada di Kota Jayapura dibakar oleh massa, Jumat pagi (30/8/2019). Akibatnya, seluruh dokumen penetapan calon anggota legislatif (caleg) DPRD provinsi Papua ludes hangus terbakar. Komisioner KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy, saat dihubungi membenarkan insiden pembakaran itu. Dia mengungkapkan, pembakaran dilakukan oleh massa pada pukul 04.00 Wita, Jumat (30/8/2019). "Ya benar, Kantor KPU Papua sudah dibakar pukul 04.00 subuh tadi. Dan semua dokumen penetapan caleg DPRD Provinsi Papua sudah terbakar habis, " ujar Adam lewat sambungan telepon, Jumat siang. Menurut Adam, dia belum bisa memastikan kronologi kejadian pembakaran itu. Namun, berdasarkan informasi yang dia dapatkan, massa yang melakukan pembakaran diduga adalah massa yang menginap di Kantor Gubernur Papua. "Saya tidak tahu pasti. Massa kan sebelumnya memang menggelar aksi damai. Kebetulan jarak Kantor Gubernur dengan Kantor KPU dekat, " ujarnya. Adam me...

Tamparan Untuk Komandan Banser Yang Fitnah Ustadz Fadlan Al Garamatan

Image
Komandan Densus 99 Banser Nuruzzaman menyebarkan fitnah bahwa Ustadz Fadlan Garamatan tokoh HTI di Papua. Namun komandan Banser tersebut langdung mendapatkan tamparan telak dari ustadz Fadlan . “Perhatikan orang orang sakit sedang menyebarkan fitnah murahan,” kata Ustadz Fadlan Garamatan di akun Twitter-nya @fadlannuuwaar. Ustadz Fadlan berkomentar seperti itu menanggapi berita berjudul “Komandan Densus 99 Banser Tuding Ustadz Fadlan Gamaratan Kader HTI di Papua, Serukan Bubarkan Banser?” Ustadz Fadlan Garamatan menegaskan hanya orang munafik menuding dirinya aktivis HTI yang menyebarkan ideologi Khilafah Islamiyah di Papua. “Ini cara orang munafik mencari keuntungan,” tegas Ustadz Fadlan Garamatan. Sebelumnya Nuruzzaman menuding Ustadz Fadlan Garamatan– warga asli Papua menjadi aktivis HTI yang menyebarkan ideologi Khilafah Islamiyah di bumi Cendrawasih. “Salah satu yg dijadikan kader inti adalah Ustad FG yg asli Papua, dialah yg jadi pintu masuk ke suku2 asli papua utk menyebarkan p...

Suara Lantang Mahfud MD Dikangenin Kala Papua Membara

Image
Ya, tiba-tiba kita, saya dan mungkin juga anda, rindu dengan Profesor Mahfud MD dan kawan-kawan. Reaksi dan respon mereka terhadap banyak hal, begitu luar biasa. Kesankan sikap tanggap, cepat dan tegas. Hebatnya lagi, mereka selalu berpegang pada makna Pancasila dan NKRI harga mati. Tapi, kok sudah lebih sepekan ini mereka tak bersuara? Kemanakah mereka gerangan? Sedang flu atau batuk hingga suaranya tak terdengar? Atau sedang sibuk mengutak-atik sesuatu yang tidak kita ketahui? Bulan lalu, pekik mereka kencang sekali soal Enzo, Taruna Akademi TNI yang pernah memposting dirinya dengan ransel berbendera Tauhid. Mereka mengupas Enzo sampai ke hal sisi privasi ibunya. Ujungnya menuding TNI kecolongan, gawat! Ada dua soal fundamental yang disentuh dengan tudingan itu. Pertama, mereka sudah tak menghargai privasi orang. Kedua, mereka meragukan kredibilitas TNI. Sungguh, bahaya. Tapi, pekan ini, suara mereka bak tenggelam dalam buaian kenikmatan dunia. Lho, kok? Ya, bayangkan, biasanya melih...

Internet Papua di Blokir, Informasi Simpang Siur Justru Lebih Berbahaya

Image
Kantor Staf Presiden atau KSP menggelar pertemuan di Kompleks Istana Negara terkait peristiwa rusuh di Jayapura Papua kemarin. Rapat ini membahas soal telekomunikasi dan internet Papua. Dalam rapat hadir Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan. Tapi sayangnya Semuel tidak berkenan memberikan pernyataan kepada media. Ia berlalu begitu saja usai rapat. Menurut anggota Dewan Pers, Ahmad Djauhar yang menghadiri rapat tersebut, gerak-gerik Semuel selama rapat seperti setuju dengan pernyataan anggota diskusi. "Pada prinsipnya peserta diskusi menyampaikan argumen, sepakat bahwa internet (pemadaman) di sana justru menimbulkan kesimpangsiuran informasi," ujarnya di Jakarta, Jumat 30 Agustus 2019. Menurut Djauhar, pemadaman internet malah jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan mengatasi hoaks atau kabar bohong.  Oleh sebab itu, Dewan Pers meminta internet kembali dibuka agar tidak membuat masyarakat Papua dan Papua Bar...

Islam, Papua dan Resolusi Konflik

Image
ISLAM, PAPUA DAN RESOLUSI KONFLIK Oleh : Ahmad Sastra Cukup lama sebenarnya Papua bergejolak. Namun pasca pilpres 2019, gejolak di Papua nampaknya makin besar.  Bahkan tuntutan merdeka (disintegrasi) pun muncul. Islam mengharamkan disintegrasi dan pecah belah sebab menyalahi syariah, sebaliknya negeri ini harus bersatu-padu.  Tidak hanya sampai disini, akhir-akhir ini bangsa ini ditimpa dengan berbagai bentuk konflik antara anak bangsa. Sesama anak bangsa begitu mudah terjadi konflik. Sesama anak bangsa begitu mudah diadu domba. Kasus Papua mestinya tidak terjadi, jika negara ini benar-benar hadir untuk mengurusi rakyatnya. Tapi sayangnya kapitalisme sekuler dengan sistem demokrasi telah banyak mengabaikan rakyat di negeri ini. Islam sebagai agama sempurna secara normatif, historis dan empiris telah berhasil mengatasi konflik sosial. Sistem Islam memiliki kesempurnaan sekaligus kemuliaan, tidak seperti ideologi kalitalisme dan komunisme. Islam yang menjadi agama perdamaian...