Posts

Showing posts from October, 2019

Digoda Gantikan Rudiantara Atau Moeldoko, Ngabalin: Ndak Saya Mau Urus Pesantren!

Image
Ngabalin digoda oleh Juru Bicara partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak dalam acara ILC  yang bertemakan "Buzzer" tadi malam. Dahnil menyebut bahwa apa yang dikatakan oleh ngabalin adalah represensasi Pak Jokowi, karena Ngabalin merupakan Juru Bicara Staf Ahli Presiden. Dahnilpun menggoda Ngabalin bahwa Ngabalin Bisa mengancam Pak Rudiantara dan bisa menjadi pengganti Pak Rudi di periode berikutnya. Pada saat itu Menkominfo Rudiantara juga hadir di ILC tv One. Tak Hanya itu, selain bisa menggantikan Rudiantara sebagai Menkominfo, menurut Dahnil Ali Mochtar Ngabalin juga cocok menggantikan Pak Moeldoko yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Presiden Jokowi. Namun Ngabalin mengaku ogah, dia mengaku akan mengurusi Pesantren saja karena pesantren milik Ngabalin tidak terurus. Berikut percakapan Seru Dahnil Anzar dan Ngabalin di ILC semalam 8/10/2019 yang dikutip beritaislam.org.

Buzzer Jokowi Ninoy Karundeng Dipaksa Buat Laporan Oleh Polisi?

Image
Peristiwa pengeroyokan buzzer pendukung Presiden Joko Widodo, Ninoy Karundeng sempat viral di media sosial. Namun begitu, Ninoy mengaku tidak tahu nasib nahasnya di daerah Pejompongan pada Senin (30/9) hingga Selasa (1/10) viral. Dia baru tahu setelah didatangi oleh aparat kepolisian di kediamannya. Ninoy mengaku sempat kaget dengan kedatangan para polisi tersebut. Apalagi, mereka turut menyarankan agar Ninoy membuat laporan di Polda Metro Jaya atas video yang telah beredar di media sosial. “Sesungguhnya saya kaget juga karena HP saya kan hilang. Sehingga saya tidak update, tidak tahu kejadian apa yang terjadi ketika video saya viral pun saya tidak tahu," ucapnya di depan gedung Resmob, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (7/10/2019). "Tiba-tiba polisi sudah ada di depan rumah saya ketika video itu viral. Polisi meyakinkan bahwa saya harus melaporkan peristiwa itu," ungkap Ninoy. 11 Tersangka Polisi telah menetapkan 11 orang tersangka dalam kasus pen...

Arti Kadrun, Apa Itu Kadrun?

Image
Akhir-akhir ini redaktur beritaislam.org Tsaqif Arkananta bertanya-tanya mengenai Kadrun , apa sebenarnya kadrun? kadrun artinya apa? dan maksudnya apa? Itulah yang menjadi pertanyaan dalam hati kami. Kamipun mencari-cari maknanya mengenai apa itu arti kadrun dan maksudnya. Apalagi setelah kami melihat Aksi di Banyumas oleh Banser yang menginjak-injak dan membakar boneka Kadrun yang digambarkan sebagai orang yang berpeci dan berjenggot. Ternyata KADRUN adalah sebuah singkatan yang kepanjangannya adalah KADAL GURUN . Kadal Gurun alias Kadrun ini biasa digunakan oleh para buzzer dan pendukung Jokowi sebagai sebutan Umat Islam yang suka demo dan Aksi bela Islam yang menurut mereka Anti PANCASILA dan RADIKAL. Menurut mereka, umat Islam yang suka menggaungkan Aksi Bela Islam dan semacamnya harusnya hidupnya di Arab, di Gurun pasir yang panas dan bukan tinggal di Indonesia begitulah ungkapan mereka yang bisa kami simpulkan. Sehingga mereka menyematkan nama Kadrun alias Kadal Gurun kepada Um...

Ninoy Karundeng Justru Ditolong Dari Amukan Masa dan Diantar ke Rumahnya

Image
Jakarta - Sekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Ustadz Bernard Abdul Jabbar ditahan Polda Metro Jaya. Kabar penahanan ini disampaikan sang istri, Ummu Ririn, Senin (7/10/2019). Menurut Ririn, Ustadz Bernard ditangkap di tengah jalan tol Tomang Jakarta pada Senin (7/10/2019) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. “Ustadz Bernard dicegat di tengah tol saat kami hendak pulang ke Bekasi dari Lampung usai jengkuk saudara yang sakit. Mobil kami dipinggirkan secara paksa,” jelas Ririn dikutip dari Voa-Islam.com. Baca juga: Ninoy Karundeng Buezzer Jokowi Mengaku Digaji 3,2 Juta per Bulan Dikatakan Ririn, ada sekitar lima mobil polisi yang memepet mobil Ustaz Bernard di jalan tol. Polisi yang menangkap Ustadz Bernard tak berpakaian dinas. “Polisinya berpakaian preman. Surat penangkapan tidak diperlihatkan kepada keluarga. Ini kaya tangkap teroris,” ujar Ririn dengan suara meninggi. Ustadz Bernard ditangkap terkait kasus kekerasan Ninoy Karundeng, relawan Jokowi pada aksi yang dilakukan berbagai el...

Jonru Ginting Ogah Datang Diundang ILC Lagi, Ini Alasannya

Image
Aktivis Media Sosial Jonru Ginting enggan memenuhi Undangan ILC lagi saat ditawari untuk tampil oleh ILC. Hal itu diungkapkan Jonru di akun media sosialnya yang dikutip beritaislam.org. Seperti diketahui Jonru dulu Pernah diundang di ILC dan berdebat dengan Politikus Nasdem Akbar Faisal tentang statusnya yang mempertanyakan Jokowi keturunan siapa. Dari situlah kemudian Akbar Faisal meminta Polri untuk menangkap Jonru Ginting, dan benar saja beberapa saat setelah Jonru tampil di ILC Polisi menangkap Jonru dengan tuduhan pencemaran Nama baik terhadap Jokowi, Jonrupun kemudian di Jerat dengan UU ITE. Berikut ungkapan Jonru yang ogah terima undangan ILC TV One. Saya tidak mengatakan bahwa saya masuk penjara gara-gara ILC TV One. Tapi saya masuk penjara sejak tampil di acara tersebut, tahun 2017 lalu. Dan kemarin, saya ditelepon oleh produser ILC TV One. Saya diundang untuk hadir sebagai narasumber untuk acara ILC malam ini, tanggal 8 Oktober 2019. Temanya adalah tentang buzzer pro re...

Cak Nun Marah: Kamu Menderita Apa Bisa Sekejam itu Sama Rakyat? Sengkuni Saja Tidak Sejahat Kamu!

Image
Tagar #RakyatMemanggilCakNun sempat bertengger sebagai trending topic Twitter pada Minggu (6/10/2019). Pengguna Twitter ramai menuliskan tagar tersebut di akhir cuitannya. Tak sedikit pula dari mereka yang membagikan cuplikan video ceramah budayawan dan ulama Emha Ainun Najib alias Cak Nun. Rekaman tersebut merupakan cuplikan dari video Cak Nun saat menceritakan tokoh pewayangan Sengkuni dalam acara Maiyah. Ia menyebutkan, setiap orang sejatinya memiliki karakter Sengkuni yang dikenal licik dan hobi provokasi. “Hampir tidak ada yang tidak Sengkuni di Indonesia ini, tapi Sengkuni Indonesia ini sangat rendah derajatnya sebagai manusia,” ungkap Cak Nun. Meski begitu, sifat Sengkuni tidak sejahat para teroris yang membunuh banyak orang. Ia hanya senang menjadi provokator untuk memanaskan suasana. Cak Nun mengatakan, karakter jahat Sengkuni dibentuk oleh keadaan. Ia terpaksa memakan 98 orang saudaranya dan orangtuanya demi keselamatan keluarga. “Dia menjadi jahat karena dipaksa makan, untuk...

Ratusan Pabrik Tekstil Gulung Tikar, 68 Ribu Buruh Jawa Barat di-PHK

Image
Hingga kuartal III 201, sebanyak 188 perusahaan tekstil dan produk tekstil di Jawa Barat (Jabar) gulung tikar atau relokasi dari wilayah Jabar. Hal itu menyebabkan 68 ribu buruh terkena PHK. Tim Akselerasi Jabar Juara untuk Bidang Ketenakerjaan Disnakertrans Provinsi Jawa Barat Hemasari Dharmabumi mengatakan, kondisi ini terjadi akibat terbukanya keran impor tekstil dari Cina. Selain itu, hal ini juga disebabkan oleh ketidakmampuan industri menyesuaikan diri dengan teknologi. “Industrinya sudah tua dan bahkan di tahun 2019 ternyata masih ada alat tenun yang dipakai oleh pabrik garmen di sana yang buka mesin,” katanya sela-sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Bandung, Jumat (4/10). Mayoritas, perusahaan garmen di Jabar yang gulung tikar itu berasal di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Kebanyakan, perusahaan yang relokasi berpindah ke Jawa Tengah. Oleh karena itu, kata dia, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jabar telah melakukan berbagai u...

Singgung Cuma Lulusan S1, Begini Cara Rocky Gerung Skakmat Ruhut Poltak

Image
Pengamat politik yang juga dikenal sebagai pemikir, Rocky Gerung, beradu argumen dengan politikus Ruhut Sitompul saat bertemu di gelar wicara QnA dengan tema "Dicari Warganet". Dalam acara yang ditayangkan Metro TV pada Minggu (7/10/2019) malam itu, Ruhut Sitompul menyinggung gelar akademik Rocky Gerung. "Ngomong-ngomong kau dari tadi ngomong kepintaran. Boleh tahu, gelar apa aja sih yang kau, apa... S1? Apa lagi?" sindirnya. Rocky Gerung langsung tegas mengaku, "Enggak ada, enggak ada gelar saya." "Oh, enggak ada? Oh jadi kau es lilin dong?" tanya Ruhut Sitompul lagi, sembari meledek. "Enggak ada. Tapi saya ngajar sampai S3 itu," sahut Rocky Gerung. Jawaban sekakmat tersebut langsung disoraki tepuk tangan penonton. Sementara itu, Ruhut Sitompul bertanya, "Ha?" "Tapi beliau ngajarnya sampai S3 Bang," ucap panelis di belakangnya, Ketua DEMA UIN Jakarta Sultan Rivandi, membantu menjawab. Namun rupanya bukan itu yang di...

Pilunya Menjadi Kader Partai, Manis Diperas Sepah Dibuang

Image
Oleh : Nasrudin Joha  Tulisan kali ini mencoba bicara tentang empati pada kader partai, bukan untuk membenarkan perilaku koruptif kader tapi hanya ingin menggambarkan berapa jahatnya kultur politik partai. Kader, umumnya ditugaskan di tampuk kekuasaan sebagai tandon untuk mengumpulkan pundi-pundi, setor ke partai untuk membiayai partai agar mesin partai dapat bekerja. Semua kader terbaik partai, ditempatkan pada posisi kekuasaan strategis agar memiliki wewenang untuk disalahgunakan. Fungsi kader adalah untuk memindahkan anggaran negara ke kantong partai. Namun, begitu kader tertangkap KPK, kader terjerat masalah hukum, partai seolah menjadi lembaga suci, memecat kader karena tak mau diasosiasikan dengan partai, atau dengan cara lain meminta kader untuk segera mengundurkan diri dari partai. Jahat sekali partai. Habis manis sepah dibuang. Ketika kader sedang berkuasa, bergelimangan uang, partai selalu membanggakan kader, mengelu-elu kan kader, menjadikan kader sebagai sosok teladan p...

Gubernur Kalbar Ajak Umat Islam Jaga Ustadz Abdul Somad

Image
PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji yang hadir melaksanakan salat subuh berjamaah bersama ribuan jemaah dan Ustaz Abdul Somad, mengajak seluruh umat islam menjaga Ustadz Abdul Somad (UAS). Menurut Midji, UAS adalah salah satu ulama yang mampu menyatukan umat muslim di Indonesia. "Mari semua kita jaga bersama, beliau (UAS) adalah satu diantara ulama yang menyatukan umat islam saat ini," ucap Midji saat memberikan sambutan dihadapan ribuan jemaah, Minggu (6/10/2019). Midji menegaskan membela dan menjaga UAS bisa dengan berdoa dan dengan cara lainnya. Ribuan warga Kalimantan Barat memadati Masjid Raya Mujahidin untuk melaksanakan salat malam dan salat subuh berjamaah. Bahkan sejak pukul 03.00 WIB jemaah yang hadir di Masjid Raya Mujahidin sudah tidak bisa masuk diruangan karena membludaknya jamaah, Minggu (6/10/2019). Membludaknya jamaah di Masjid Raya Mujahidin lantaran kedatangan Ustaz Abdul Somad yang akan mengisi tablig akbar membuat air wudhu masjid terbesar d...

Bocor! Megawati Memohon ke Prabowo Loloskan Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR

Image
Sempat memanas, kini hubungan politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto kini adem. Terlihat dalam sikap politik Gerindra mendukung kepemimpinan Jokowi-Maruf maupun dalam urusan pengambilan keputusan lainnya. Termasuk dalam penetapan Ketua MPR 2019-2024. Siapa sangka sebelum penetapan Bambang Soesatyo sebagai Ketua, ada drama terjadi antara Megawati dan Prabowo. Dibocorkan Wakil Ketua MPR 2019-2024 Ahmad Muzani, detik-detik ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepergok membujuk ketua Umum Gerindra Parabowo Subianto agar memilih Basoet. Sebelumnya, Mantan Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet terpilih menjadi Ketua MPR Periode 2019-2024 setelah melalui proses musyawarah. Padahal, Prabowo Subianto sangat ngotot mencalonkan Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR. Namun sayang keinginan Prabowo Subianto untuk meloloskan Ahmad Muzani gagal. Prabowo sempat menghubungi Megawati untuk meminta agar posisi Ketua MPR diberikan kepada Gerindra. "Jadi ...

Balada Menjadi Seorang Polisi, Catatan Tragedi Aiptu P Yang Tembak Istri Lalu Bunuh Diri

Image
BALADA MENJADI SEORANG POLISI Oleh : Nasrudin Joha  Banyak pihak tak menyangka dengan peristiwa yang menimpa Aiptu P dan Istrinya F. Warga sekitar kediaman mereka pun kaget. Keduanya selama ini dikenal harmonis. Tak hanya itu saja, mereka juga aktif dalam pergaulan di masyarakat. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (5/10/2019) malam Namun, itulah kenyataannya. Seorang polisi tega menembak mati istri sendiri dan kemudian bunuh diri dengan senjata miliknya. Kapolres Sergai AKBP Juliaman Eka Putra Pasaribu mengaku merasa kehilangan dengan kepergian Aiptu P. Dia mengungkapkan, selama ini sosoknya dikenal baik dan loyal dalam bekerja. Kejadian ini menambah deret panjang kasus bunuh diri atau penggunaan senjata api diluar SOP oleh petugas polisi. Sebelumnya, Brigpol Dewa Gede Alit Wirayuda Brigadir Polisi (Brigpol) Dewa Gede Alit Wirayuda (31), ditemukan tewas di halaman belakang Polsek Arosbaya Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (6/9/2019) malam. Kemudian, Ipda RS. Inspektur Dua (Ipd...

Ustadz Abdul Somad: Pengedar dan Bandar Narkoba, Tembak Mati Aja, Jangan Dipenjara!

Image
Ustadz Abdul Somad mendoakan anak-anak muda di Kabupaten Mempawah diselamatkan Allah SWT dari narkoba. Doa itu disampaikan Ustadz Abdul Somad saat menyampaikan tausiyah di Masjid Rayyana, Pesantren Darussalam Sengkubang, Kabupaten Mempawah belum lama ini. "Ya Allah, selamatkan anak-anak muda Mempawah dari narkoba.," kata Ustadz Abdul Somad. UAS mengatakan, kalau sudah terkena narkoba maka tak ada harapan. Narkoba tak bisa dipenjara. "Orang kena narkoba, dimasukkan di penjara. Dipukul, dihukum, tidak bisa. Karena pecandu narkoba orang sakit. Orang sakit hanya bisa direhabilitasi," kata UAS. Namun demikian, Ustadz Abdul Somad menegaskan biaya rehabilitasi itu besar. "Satu bulan Rp 3 juta. Satu tahun 36 juta. Makanya kalau kau sudah kena narkoba, ngabiskan duit aja," katanya. "Jauh sungai dari sini? Laut maksudnya. Terjun ajalah kau ke laut. Tak ada gunanya kau idup, buat semak dunia ini," ungkap UAS. "Sakaw, menggigil, tak masuk narkoba. Begit...

Nasdem Perih: Kadernya Kena OTT KPK Lagi Meski Mega Mlengos ke Paloh, Nasdem Tetap Satu Suara Tolak Perppu UU KPK

Image
Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK NASDEM PERIH : KADER KENA OTT KPK LAGI. MESKI MEGA MLENGOS KE PALOH, NASDEM TETAP SATU SUARA TOLAK PERPU UU KPK Oleh : Nasrudin Joha  Malang nian nasib Nasdem, setelah surya Paloh 'diabaikan' Megawati, kini kadernya di Lampung utara kena OTT KPK. Dikabarkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara di rumah dinas, Minggu (6/10/2019) malam. Bersama Agung, KPK juga menangkap dua kepala dinas dan seorang perantara. Agung adalah kader partai Nasdem menjabat sebagai Bupati Lampung Utara periode 2014-2019. Agung di Nasdem menjabat Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem Lampung Utara (Lampura). Agung ditangkap terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara, sejumlah duit suap diamankan. Surya Paloh jelas terpukul dengan peristiwa ini. Kasus ini, menambah deret panjang kader Nasdem yang tersangkut kasus korupsi. Yang...

Sandiaga Uno Minum Jamu Pahit Untuk Jaga Kesehatan

Image
Sandiaga Uno membagikan rahasianya dalam menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh melalui Instagramnya. Sandiaga meminum jamu yang rasanya sangat pahit , namun bukan jamu tradisinoal yang biasa digendong ibu-ibu itu, melainkan air rebusan pare. Pare sendiri merupakan sayuran yang sangat pahit rasanya. Sandiaga Uno mengunggah fotonya yang mengonsumsi air rendaman pare atau infused water dari pare. Sandiaga Uno menjelaskan bahwa air rendaman pare dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh seseorang agar tidak mudah sakit. Karena itu, ia memilih infused water dari pare daripada lemon di tengah kepadatan aktivitasnya. "Guys tau gak kalau salah satu khasiat dari Pare ialah dapat meningkatkan kekebalan tubuh biar tidak cepat sakit. Nah karena itu, hari ini infused water papa online beda dari biasanya. Kalau biasanya lemon, hari ini saya mencoba pare. Semoga khasiatnya betul-betul terasa," tulisnya di Instagram. Sebelumnya, perlu diketahui pare juga dikenal sebagai labu pahit. Sayu...

Aksi Dukung Jokowi Dihadiri Puluhan Orang, Kemarin Beneran Menang Pemilu Enggak?

Image
Kelompok yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Peduli Bangsa menggelar aksi untuk memberikan dukungan kepada pasangan pemenang Pilpres 2019 Joko Widodo-Ma'ruf Amin hingga dilantik pada 20 Oktober mendatang. Mereka tidak ingin ada pihak-pihak yang mengganggu hingga menggagalkan pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Serempak mengenakan baju berwarna putih, peserta aksi mulai mendatangi Taman Aspirasi, tepat di seberang Istana Merdeka sejak pukul 12.04 WIB. Terlihat peserta aksi membawa spanduk bertuliskan 'Kawal Konstitusi Kawal NKRI'. Ada pula spanduk yang bertuliskan 'Apapun Yang Terjadi Kami bersamamu Pakde'. Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, jumlah peserta tergolong sedikit. Hanya puluhan, tidak sampai ratusan orang yang ada di lokasi. Berbeda dengan pernyataan penanggung jawab Gerakan Peduli Bangsa Oscar Pendong yang mengatakan aksi akan diikuti oleh dua hingga tiga ribu orang. "Estimasi Kurang Lebih 2 ribu sampai dengan 3 ribu orang. Bisa lebih bisa kurang, kata ...

Marak Demo Memakan Korban, Ulama Serukan Pemerintah Turun!

Image
Ulama Irak bernama Moqtada al-Sadr meminta pemerintahan Perdana Menteri Adil Abdul-Mahdi turun, dan segera menggelar pemilihan umum (pemilu). Seruan ini digaungkan karena aksi unjuk rasa nasional yang melanda Irak yang sudah berlangsung tiga hari itu telah memakan puluhan korban jiwa. Mengutip situs DW, Sabtu, 5 Oktober 2019, al-Sadr merupakan ulama kharismatik yang memenangkan kursi parlemen terbesar pada pemilu tahun lalu, meminta seluruh pengikutnya di parlemen untuk memboikot sesi pembuatan undang-undang sampai pemerintah mengeluarkan program untuk kepentingan rakyat Irak. "Pemilu baru harus secepatnya dilaksanakan yang diawasi oleh pemantau internasional. Unjuk rasa telah memakan korban jiwa," ungkap ulama kharismatik tersebut. Dengan demikian, intervensi al-Sadr tampaknya akan mendorong warga Irak untuk melanjutkan aksi unjuk rasa sampai pemerintah benar-benar turun. Sementara itu, Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi, menyerukan agar rakyat Irak tenang. Ia menggunakan pida...

Polisi Bagai Singa di Jakarta, di Papua Seperti Tikus Got

Image
Oleh : DR. Masri Sitanggang Penulis adalah Ketua Gerakan Islam Pengawal NKRI (GIP-NKRI); Wakil Ketua Bidang Ideologi Majelis Permusyawaratan Pribumi Indonesia (MPPII) Seperti tikus got di Papua. Berlagak singa di luarnya. Menjadi Kucing di hadapan anak-anak STM dan SMA. Kembalilah jadi pengayom, negeri ini milik anak-anak kita. Terenyuh betul hati ini. Polisi seperti tikus got, diburu untuk dihabisi. Tunggang-langgang, terjatuh, tersungkur , bangkit dan terseok-seok menyelamatkan diri dari amukan massa. Banyak yang terluka, ringan atau pun berat. Tubuh-tubuh mereka bersimbah darah dan muka mereka pucat lemah tak berdaya. Hati terguncang, iba pun datang. Sebuah foto menampakkan seorang polisi dengan leher tertancap anak panah. Raut wajahnya menyimpan rasa sakit yang teramat, namun tetap berusaha tenang dan tampil sebagai satria. Ia duduk bersama sejumlah polisi yang terluka. Anak panah itu masih menancap di sisi kanan lehernya. Emosiku memuncak saat aku menyaksikan sebuah video yang men...

Jemaah Ibu-ibu Dituduh Aniaya Relawan Jokowi, Pengurus Masjid Heran

Image
Pengurus Dewan Keamanan Masjid (DKM) Al-Falaah mengakui bahwa dua terduga pelaku penganiayaan dan penculikan pegiat media sosial yang juga merupakan relawan Presiden Joko Widodo, Ninoy Karundeng, merupakaan jamaahnya. Anggota DKM Al-Falaah, Iskandar, mengatakan, dua terduga yang berinisial RF dan S sering beribadah di Masjid Al-Falaah. Tempat tinggal keduanya pun tak jauh dari lokasi masjid, namun dia enggan merincikan lokasi pasti tempat tinggal keduanya. "Jamaah sini, iya. RF kan ibu-ibu, jama'ah di sini, kadang-kadang ke sini kadang-kadang enggak karena dia ibu-ibu kan jarang jamaah. Tapi kalau yang S nya itu rajin di sini memang," ujar Iskandar saat ditemui di Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Sabtu, 5 Oktober 2019. Selain itu, Iskandar mengaku tidak mengetahui apakah keduanya terlibat organisasi masyarakat (ormas) tertentu di luar aktifitasnya di Masjid Al-Falaah. Namun di pastikannya, Masjid Al-Falaah tidak pernah terafiliasi oleh ormas tertentu, sebab k...

Maulana Suryadi Meninggal Saat Demo di DPR, Polisi Beri Amplop Rp 10 Juta

Image
wartakota.info Polisi angkat bicara tentang meninggalnya pria bernama Maulana Suryadi (23) di tengah ricuh demonstrasi sekitar gedung DPR. Menurut polisi, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Maulana. “Jadi untuk almarhum Maulana itu, ibu kandungnya itu, Ibu Maspupah, sudah mendatangi RS Kramat Jati. Jadi ibu kandung sudah melihat jenazahnya, jadi yang bersangkutan melihat tidak ada lebam-lebam maupun benda keras, tidak ada,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/10/2019). Argo kemudian mengatakan ibu Maulana atau Yadi juga sudah meneken surat pernyataan di atas meterai Rp 6.000 bahwa anaknya memang punya riwayat sesak napas. Argo menyebut ibunya juga tak mau jasad Yadi diautopsi. “Jadi ibunya sudah ngecek sendiri dan kemudian juga membuat pernyataan juga di surat di atas meterai Rp 6.000 yang menyatakan memang almarhum ini memang punya riwayat penyakit sesak napas. Ya, dari ibu kandungnya seperti itu dan tidak mau diautopsi juga,...

Tak Sesuai Akal Sehat, Membantu Orang Terjepit Dihukum Penjara

Image
Oleh : Asyari Usman Ada kabar yang sangat memprihatinkan. Luput dari pemberitaan besar karena rangkaian unjuk rasa belum lama ini. Peristiwa itu terjadi pada 19 September 2019. Tak sesuai dengan akal sehat. Orang yang menolong orang lain yang sedang terjepit, dihukum ‘penjara’. Itulah yang dialami oleh 29 karyawan Sarinah, Jakarta, yang dinyatakan bersalah hanya karena membolehkan para pendemo masuk ke gedung Sarinah ketika berlangsung aksi 21-22 Mei 2019. Pengadilan di Jakarta menyatakan mereka bersalah membantu orang-orang yang melakukan perlawanan terhadap aparat negara. Para pengunjuk rasa masuk ke gedung itu sekadar untuk membasuh muka mereka. Mungkin juga sekadar melepas dahaga. Tapi, bagi penguasa, sikap alami yang ditunjukkan oleh para karyawan Sarinah itu dipelintir menjadi perbuatan pidana. Mereka didakwa membantu para pendemo melawan aparat. Sikap spontan memberikan bantuan itu dihukum ‘penjara’ 4 bulan 3 hari. Bahkan, hampir saja dihukum 8 bulan. Logika penguasa adalah bahw...

Ustadz Abdul Somad: Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan?

Image
Ustadz Abdul Somad: Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan Sidang? Ustadz Abdul Somad menceritakan kronologi hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Menurut Ustadz Abdul Somad, hijrah itu bermula dari pertemuan kepala-kepala suku Arab Kafir Quraisy di Darun Nadwah. Pendiri Danun Nadwah namanya Qushay, yang merupakan datuk Nabi Muhammad SAW. "Qushay ini orang kaya. Dibuatnyalah rumah besar. Berkumpullah kepala-kepala suku untuk memusyawarahkan langkah dan kebijakan mereka," kata Ustadz Abdul Somad. Hari itu, mereka berkumpul tepat pada hari Kamis. Dalam pertemuan itu mereka membahas agenda bagaimana cara membunuh Muhammad SAW. "Menyakitkan, yang punya Darun Nadwah datoknya, kakeknya, mbahnya. Tapi justru yang dibahas adalah bagaimana cara membunuh cucunya," jelas Ustadz Abdul Somad. "Kurang ajar orang Arab kafir Quraisy ini," kata UAS. Saat itu yang menjadi ketua sidangnya adalah Umar bin Hisyam alias Abu Jahal. "Dialah pimpinan sidang. Kenapa bap...

Alun-alun Keraton Jogja dan Muslim United

Image
© Doni Riw . Di dalam tata kota Yogyakarta terkandung simbol sangkan paraning dumadi (asal usul dan tujuan penciptaan manusia) sesuai aqidah islam. . Dimulai dari panggung krapyak di selatan sebagai simbol rahim ibu. Alun-alun selatan sebagai masa muda. Siti Hinggal sebagai fase pematangan aqidah. Alun-alun utara sebagai keluasan hati, hasil kematangan aqidah. . Diteruskan beragam godaan duniawi berupa pasar beringharjo simbol harta, benteng vredeburg simbol orang kafir, kepatihan simbol karir, dan pasar kembang simbol nafsu pada wanita. . Berujung di tugu golong gilig simbol Tauhid, di mana manusia akan mati dengan kalimat itu. . Kesatuan antara Alun-alun, Keraton, & Masjid adalah simbol kesatuan rakyat, raja, dan ulama. Pasar sengaja dibuat menjauh, agar kepentingan saudagar tidak mempengaruhi kebijakan Sultan, seperti dalam sistem kapitalis saat ini. Kata Alun-alun berasal dari bahasa arab Alwan Alwan yang berarti berwarna warni. Simbol keberagaman rakyat. Dari filosofi itu, san...