Posts

Showing posts from May, 2019

Pernah Suruh Cabut Meteran! Alhamdulillah, Dirut PLN Sofyan Basir Ditahan KPK

Image
Oleh : Nasrudin Joha  “Tidak ada komentar, pokoknya ikutin proses, terimakasih. Mohon doanya,” Sofyan Basir, 28/05. Mendoakan keburukan itu hukum asalnya haram, kecuali bagi orang yang terzalimi. Sofian Basir, telah menghalalkan doa jutaan pelanggan PLN untuk keburukan dirinya, ketika Sofian zalim menaikan tarif dasar listrik (TDK) berkali lipat. Bahkan, Sofian meledek pelanggan, dengan berseloroh agar meteran dicabut kalau tidak ingin tagihan membengkak. Tentu candaan Sofian saat itu tidak lucu, tidak menghibur, juga bukan solusi atas beban TDL yang menimpa pelanggan PLN. Pernyataan Sofian 'cabut meteran listrik' lebih menghasilkan efek kejengkelan, keterhinaan dan kemarahan jutaan pelanggan listrik. Disaat masyarakat pusing gaji bulanan nyaris habis untuk bayar  tagihan listrik, Sofian malah menghina agar mencabut meteran listrik. Bukan memberi solusi kepada pelanggan, Sofian malah tertawa dan menganggap beban pelanggan atas melambungnya TDL sebagai ajang lucu-lucuan. Alhamd...

Video Ketika TNI Berusaha Mencegah, Namun Tetap Diseruduk Oknum Aparat

Image
Tanggal 22 Mei menjadi tragedi yang memilukan bagi sejarah bangsa Indonesia, di mana tragedi sesaat saat terjadi rotes terhadap Bawaslu ini menelan korban tercatat sudah 8 orang meninggal dunia. Sebuah video menjadi perbincangan warganet yaitu sebuah video beberapa oknu aparat yang menembakkan gas air mata ke warga. Warga berusaha lari dari kejara aparat dan TNI yang ada di lokasi mencoba menghalangi okunum-oknum aparat agar jangan menembak ke warga. Namun apa yag terjadi? Berberapa orang berserangam hitam itu tetap serudug, dan terdengar daar... entah tembakan gas air mata atau peluru, tidak terlalu jelas. Namun dalam video yang beredar luas itu tampak teriakan " warga... warga... tahan dulu.. tahan dulu " " rakyat woii stop stop.. ." Seorang TNI yang tampak dilokasi juga berusaha menahan aparat agar tidak menembak, namun tak berdaya dan harus sembunyi dibalik dinding. Baca juga:  Disebut di Thailand, Video Oknum Aparat Gebuki Orang Dibantah Dengan Google Map Berik...

Pasca Rusuh 21-22 Mei, Ada Laporan 57 Warga Hilang Belum Kembali

Image
Ada laporan mengenai hilangnya 54 warga dan belum kembali paska kejadian kerusuhan di Bawaslu 21-22 Mei yang lalu. Front Pembela Islam (FPI) dalam konferensi pers di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (25/5), menyampaikan menerima laporan hilangnya 57 orang usai kerusuhan demonstrasi di Bawaslu, Jakarta,  yang terjadi 21-22 Mei. Ketua Tim Investigasi FPI, Ali Alatas mengatakan laporan itu berasal dari masyarakat yang mendatangi kantor FPI di Petamburan maupun memberikan laporan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Ali mengatakan, saat ini FPI masih melakukan investigasi terkait laporan tentang hilangnya 57 orang tersebut, untuk memastikan keberadaan yang bersangkutan. “Kita masih mencari tahu kondisi mereka, apakah meninggal dunia, ditangkap atau lari,” ujar Ali. Menurutnya, saat malam kericuhan di sejumlah titik di Jakarta, ratusan warga banyak yang berkumpul di Petamburan untuk menjaga kediaman Habib Rizieq Shihab. “Mereka ini para warga yang simpatik dengan Hab...

Disebut di Thailand, Video Oknum Aparat Gebuki Orang Dibantah Dengan Google Map

Image
Sebuah video seorang yang dipukuli di samping masjid banyak dibantah oleh para cebong, mereka mengatakan bahwa itu kejadian yang didubbing seolah-olah di Jakarta. Namun tuduhan para pendukung 01 itu akhirnya terbantahkan oleh google map. Sebelumnya akun pendukung Jokowi @SuaraBawah menuduh bahwa video itu hoax. Namun tuduhan itu langsung dibantah oleh akun resmi Gerindra. Ada, kok. Masjid Al-Huda, Jalan Kampung Bali XXXIII, Jakarta Pusat. Kubahnya berwarna keemasan. Enggak perlu jauh-jauh ke Thailand. Ada, kok. Masjid Al-Huda, Jalan Kampung Bali XXXIII, Jakarta Pusat. Kubahnya berwarna keemasan. Enggak perlu jauh-jauh ke Thailand. Google Earth Link https://t.co/LDjU02K2jY #googleearth Google Maps Link https://t.co/vMCr697h1j https://t.co/f4cdXKIY65 — Partai Gerindra (@Gerindra) 23 Mei 2019 Video yang dimaksud adalah ini POLICE BRUTALITY @POTUS @RTErdogan @chedetofficial @leehsienloong @ScottMorrisonMP @KremlinRussia_E @MacronGiletNoir @JustinTrudeau @Queen_Europe @theresa_m...

Tulisan Menghina Jokowi dan Megawati di SPBU Marelan Diduga Dihack

Image
Sebuah SPBU di Medan Sumatra Utara tepatnya di Marelan Medan Sumatra Utara mendadak heboh, Lantaran tampilan layar di SPBU tersebut terdapat tulisan yang menghina Jokowi dan Megawati. Hal tersebut membuat heboh warga, warga yang disekitar SPBUpun ramai-ramai merekam kejadian tersebut. "Oh my god,, ada Tulisan : JKW Ban*** China Kom*** Megawati L**** dilayar Spbu Marelan, Medan Sumut 🤣🤣    Linuxer Medan Beraksi 🤣 #DiskualifikasiJokowi" begitu salah satu cuit akun anonimous di twitter pada 24/5/2019. Petugas SPBU menduga itu adalah ulah hacker, karena tidak mungkin pihak SPBU yang membuat tulisan tersebut, dikutip dari suara yang ada didalam video ini. Sementara itu akun @rengginang kulon membalas cuitan ini dengan mengatakan " Kenapa ga di videotrone di jakarta sekalian, tayangin tuh kekerasan2 yg udah dibuat oleh brimob,biar mereka ga ngelak lagi....itulah bukti pelanggaran HAM terberat mereka " Oh my god,, ada Tulisan : JKW Ban*** China Kom*** Megawati L**** di...

Kumpulan Video Kekerasan Diduga Oleh Aparat Saat Aksi 22 Mei 2019

Image
Tim medis dari Dompet Dhuafa mengaku mendapatkan serangan dari aparat saat terjadi aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Saya Bambang Suherman, Direktur Program Dompet Dhuafa membenarkan kejadian penyerangn terhadap tim medis Dompet Dhuafa oleh aparat polisi, sekitar pukul 00:16 WIB, Laporan pertama kejadin dilaporkan oleh Benny, Pimpinan lembaga respon DMC Dompet Dhuafa. Tindak kekerasan oleh aparat kepolisian ini dibenarkan oleh dompet dhuafa dan mereka langsung melakukan konfernsi pers. di bawah ini videonya: https://t.co/N5TSPPwl3i — #2019GantiPresiden (@ariefs) 23 Mei 2019 Di bawah ini adalah salah satu video yang terekam, kekerasan aparat terhadap tim medis. Video kekerasan lainnya diduga oleh aparat. Video akan di update terus di sini

Seorang Ustadz Dari Lampung Ingatkan Aparat Selalu Berdzikir "Kita Saudara"

Image
Keberanian seorang ustadz yang mengaku berasal dari Lampung ini patut diapresiasi. Pasalnya di depan polisi yang menggunakan tameng di aksi 22 Mei 2019 ini ustadz tersebut menasehati apart kepolisian yang menjaga mengamankan peserta aksi. Ia menasihati polisi agar menjaga sholat 5 waktu dan berdzikir mengucapkan laa ilaha illallah, ucap ustadz tersebut. ia juga mengingatkan bahwasanya polisi dan peserta aksi adalah saudara sesama muslim, untuk itu ia mengharap menghindari gesekan. Video berdursi kurang dari 1 menit itupu viral.

Kumpulan Video dan CCTV Diduga Aparat Yang Merusak Kendaraan Warga

Image
Bentrok Jakarta di Aksi 22 Mei lalu menyisihkan duka mendalam bagi rakyat Indonesia. Terlebih sudah tercatat korban 8 orang meninggal dunia yang diduga mendapat perlakuan kekerasan dari aparat. Gubernur Anies mengumukan sudah 8 korban meninggal dunia dan lebih dari 200 orang luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Baru-baru ini rekaman cctv muncul di laman maya diduga aparat yang merusak kendaraan warga, namun anehnya framning di media maintream dan televisi perusakan itu justru dituduhkan kepada para pelaku aksi. Berikut bebepa video can cctv yang diduga perusakan kendaraan oleh aparat. Update kumpulan video kekerasan diduga oleh aparat di sini

Peserta Aksi Menangis, Masa Gelap Bukan Peserta Aksi 22 Mei Membuat Rusuh

Image
Sebuah video menunjukkan bentrokan antara polisi dan warga terjadi di Jalan Wachid Hasyim Jakarta Pusat pada malam 22 Mei 2019. Namun diduga keras masa tersebut adalah masa perusuh, karena bukan bagian dari masa peserta 22 Mei. Masa yang beringas itu menyerang polisi dengan batu dan kayu serta membawa ketapel. Seorang peserta aksi 22 Mei sampai menangis dan berteriak, " ini bukan masa kami, ini bukan masa kami " Terdengar isakan tangis dari peserta Aksi 22 Mei dan meminta aparat untuk menindak. Video tersebut ramai dan sudah banyak tersebar, meski pemerintah membatasi akses ke media sosial. Diketahui video tetap banyak diterima masyarakat karena banyak dari mereka yang memakai VPN luar negeri untuk mengakses media sosial yang dibatasi pemerintah. Sebelumnya pada 22 Mei 2019 Rudiantara telah mengumumkan bahwa pemerintah meminta maaf karena akan membatasi akses medsos dengan alasan banyak berita hoax yang beredar. Berikut adalah video masa gelap yang membuat kericuhan tersebut:

Video Polisi Kocar-kacir Gas Air Mata Meletus Di Tempat Mereka Sendiri

Image
Kebesaran Allah ditampakkan dalam aksi 22 Mei semalam, Dikabarkan gas air mata yang ditembakkan ke rakyat meledag di tempat polisi sendiri. Video ledakan gas air mata di polisi sendiri memuat polisi kocar-kacir tunggang laggang. Dalam sebuah video yang beredar pada pagi 23 Mei 2019 tampak polisi kocar-kacir dan tunggang langgang akibat senjata mereka sendiri. Video ini sudah banyak tersebar di group WA dan laman medsos. Akun pendukung Prabowo @chakkhum mengunggah video ini pada pagi 23/5/2019. Cakhum menulis " Dengan izin Allah Ta’ala, gas air mata tiba-tiba berbalik menyerang dan memporakporandakan barisan aparat " Teriakan rakyat menggema " Yaa Allah balikkanlah Yaa Allah, Yaa Allah balikkanlah Yaa Allah " Dengan izin Allah Ta’ala, gas air mata tiba-tiba berbalik menyerang dan memporakporandakan barisan aparat pic.twitter.com/3BGnL8JZCL — CAK KHUM (@CakKhum) 22 Mei 2019 Vila video di atas tidak bisa di play, silakan klik video di bawah ini:

Ada Korban Meninggal Ditembak, Amin Rais Peringatkan Tito Karnavian! Anda Bertanggung Jawab!

Image
Amin Rais memperingatkan keran Tito Karnavian karena ada korban meninggal dunia di Aksi 21-22 Mei 2019. Beberapa kabar sudah mengatakan sudah 3 orang yang syahid akibat di tembak peluru tajam. Amin Rais mengingatkan kepada aparat kepolisian untuk tidak menembaki Rakyat, Umat Islam cinta damai, namun jika kalian memulai, maka umat Islam seperti Tawon, ucap amin rasi yang diunggah di akun official beliau di Instagram. Amin Rais juga memperingatkan Tito Karnavian, Tito harus bertanggung jawab atas kejadian ini. Amin Rais nampak sangat marah karena polisi menembak rakyat dengan peluru tajam. Berikut video Amin Rais. " Kami minta anda yang menembaki rakyat kami, untuk segera bertanggung jawab! Takbir! Kami tidak takut, jangan berani menginjak-injak dan membunuh kami! Kami akan melawan. Bagaimana jika yang meninggal itu istri kamu? suami kamu? atau anak kamu! Jangan sekali-sekali membuat rakyat marah. Kami umat ini cinta perdamaian, tapi kalau kami diserang, kami tidak bisa diam saja. ...

Ajaib! Gas Air Mata Yang Ditembakkan Polisi ke Rakyat, Kena Mereka Sendiri

Image
Sebuah video kericuhan dikirimkan peserta aksi kedaulatan rakyat di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/19) malam. Dalam video tersebut terlihat polisi menembakkan gas air mata ke arah pendemo, namun ajaibnya gas air mata tersebut pecah di tempat polisi itu sendiri. Dalam video tersebut terlihat kepulan asap yang diduga dari tembakan gas air mata. Massa yang bersiap pulang pun merespons dengan mengenakan masker menggunakan surban dan benda lain di sekitar mereka. Terdengar suara peserta menenangkan peserta lain agar tidak terjadi kericuhan susulan lantaran panik. "Kita udah mau siap. Ngapain mereka nembak? Tapi asapnya pecah di tempat mereka." kata peserta aksi, berteriak. Peserta aksi memang menepati peraturan yang diberikan polisi untuk meninggalkan lokasi setelah shalat Isya dan Tarawih. "Gas air mata dibeli dr uang rakyat, digunakan utk menembak rakyat 😭😭😭 Alhamdulillah, pecah di tempat mrk sendiri , ajaib Allahu Akbar " tulis salah seorang akun di l...

Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi, Tuan Guru Bajang Diserbu Netizen "Menang Karena Curang"

Image
Tuan Guru Bajang atau TGB baru-baru ini mengucapkan selamat atas keputusan KPU memenangkan Paslon 1 Jokowi Amin. Dalam foto yang diunggah di Instagramnya, TGB menuliskan: " Ù‚ُÙ„ِ اللهم Ù…ٰÙ„ِÙƒَ الْÙ…ُÙ„ْÙƒِ تُؤْتِÙ‰ الْÙ…ُÙ„ْÙƒَ Ù…َÙ†ْ تَØ´َاۤØ¡ُ ÙˆَتَÙ†ْزِعُ الْÙ…ُÙ„ْÙƒَ Ù…ِÙ…َّÙ†ْ تَØ´َاۤØ¡ُ ۖ Ùˆَتُعِزُّ Ù…َÙ†ْ تَØ´َاۤØ¡ُ ÙˆَتُذِÙ„ُّ Ù…َÙ†ْ تَØ´َاۤØ¡ُ ۗ بِÙŠَدِÙƒَ الْØ®َÙŠْرُ ۗ اِÙ†َّÙƒَ عَÙ„ٰÙ‰ ÙƒُÙ„ِّ Ø´َÙŠْØ¡ٍ Ù‚َدِÙŠْرٌ ﴿آل عمران : Û²Û¶﴾ Katakanlah: " Wahai Tuhan Yang mempunyai kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu . ( Ali Imran ayat 26) ° Alhamdulillah Rabbil alamin. Mari purnakan puasa kita dengan terus mendoakan bangsa dan negara tercinta." pada 21/5/2019. Tak pelak foto bergambar Jokowi tersebut menuai komentar netizen, Beberapa komentar yang...

Kalian sudah kalah! Itu yang dikatakan Fir'aun ketika Nabi Musa sampai di tepi laut merah

Image
JANGAN MENYERAH... . . Kalian sudah kalah. Itu yang dikatakan Fir'aun ketika Nabi Musa as sampai di tepi laut merah. Tak ada jalan lagi. Kalian sudah kalah. Itu yang dikatakan raja Namrudz ketika Nabi Ibrahim as dibakar di dalam lapangan api yang luas. Kalian sudah kalah. Itu yang dikatakan pasukan Ahzab ketika mereka mengepung Nabi Muhammad saw di dalam kota madinah. Menyerahlah, itu yang dikatakan oleh pasukan Mongol kepada Saifudin Quthuz ketika mereka akan masuk ke Mesir, setelah meluluhlantakkan ibukota muslim di Irak. Menyerahlah, itu yang dikatakan oleh pasukan NICA ketika mereka mengepung Kota Surabaya dengan pasukan dan peralatan perang yang sangat besar. Tapi sejarah mencatat siapa yang tenggelam, siapa yang mati mengenaskan, siapa yang hancur setelahnya. Kita mungkin akan kalah. Tapi kita juga bisa menang. Tapi kita tidak akan menyerah. Karena kita bersama di jalan yang ditempuh ulama. Mereka pewaris nabi. Mereka mewarisi keberkahannya. Dan mereka juga mewarisi pahit get...

Detik-detik Akhir, Bersiap tuk Kejutan PertolonganNya Yang Maha Jaya.

Image
Bagi Fir’aun yang merasa kuasa mengalirkan Nil dan memperbudak Bani Israil, ada Musa yang tak putus asa. Tapi airlah yang mengakhiri si raja. Bagi Namrudz yang menyatakan mampu menghidupkan dan mematikan; ada Ibrahim mendebatnya. Tapi nyamuk saja kiranya yang menjadi sebab khatamnya. Bagi gegap gempita kepungan pasukan Ahzab; ada keteguhan Nabi ï·º dan para sahabat di dalam Khandaq. Tapi anginlah rupanya yang menyapu bersihnya. Bagi Abrahah dan pasukan gajah yang pongah; ada ‘Abdul Muthalib berserah pada Allah. Lalu batu kecil dari sijjil dilempar burung-burung mungil. Bagi Jalut yang kuatnya membuat takut dan kecut; ada Thalut yang diutus bersama tabut. Tapi ketapel kecil bocah Dawud lah yang jadi pembawa maut. Maka sungguh, tugas kita atas kezhaliman hanya taat pada Allah dan berteguh istiqamah. Lalu mari bersandar hanya padaNya, bersiap tuk kejutan pertolonganNya Yang Maha Jaya. Salim A.  Fillah

Geger! Ulama dan Habaib Madura Ancam Tutup Suramadu

Image
Foto masyarakat madura menyambut Prabowo saat kampanye beberapa minggu yang lalu Surat yang mengatas namakan Ulama dan Habaib bikin geger karena mereka mengancam akan tutup jembatan Suramadu bila tak diizinkan ataudihadang ke Jakarta. Surat tersebut sudah banyak beredar di laman maya. Berikut isinya: Forum Ulama dan Habaib Madura  Sekretariat Jalan Raya Jokotole nomor 24, RW 3, Kelurahan Barurambat, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Himbauan Massa kepada Massa yang Berangkat ke Jakarta  Segala puji bagi Alloh SWT Tuhan alam semesta sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW semoga kita selalu mendapat perlindungan dan diberi kekuatan oleh Alloh SWT. Menyikapi adanya pengadangan yang ingin mengikuti 'Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat' pada tanggal 22 Mei di setiap jalan menuju titik jalan menuju Jakarta oleh aparat kepolisian, kami ulama dan habaib Madura akan menempuh dua langkah: 1. Tetap berangkat ke Jakarta dengan terus terang tu...

Umumkan Pemenang Pilpres Tengah Malam, Do'a Ustadz Tengku "Kutuklah Seluruh Pelaku Curang di Dunia Akhirat"

Image
Ustadz Tengku Zulkarnain  bersama KH. Muhammad Arifin Ilham KPU telah mengumumkan pemenang Pilpres 2019 Dalam rapat tersebut telah selesai pada Selasa (21/5/2019) pukul 01.46 WIB. Lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelesaikan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019. Pengumuman KPU yang tengah malam tersebut dinilai telah berbohong oleh Wasekjen MUI ustadz Tengku Zulkarnain, karena pengumuman seharusnya para tanggal 22 Mei mendatang. Melalui akun twitternya ustadz tengku mengkritik keras kpu bahkan mendoakan elaku curang agar dilaknat Allah dunia dan Akhirat. Beberapa cuitan ustadz Tengku yang dikutip beritaislam.org pagi ini 21/05/2019. "Astaghfirullah... KPU Telah BERBOHONG Janji Pengumuman Tanggal 22 Mei 2019 Ternyata Tanggal 21 Sudah Pengumuman dan Dini Hari Pukul 02 Pula... Jika Pemilu Ini Curang, Kutuklah Dunia Akhirat Seluruh Pelakunya dgn Keberkatan Bulan Ramadhan Ini ya Jabbar... Pandanglah...

Rombongan Prabowo Tak Diizinkan Jenguk Egi Sudjana dan Leuis

Image
Penetapan tersangka dan penangkapan atas dugaan makar kepada Egi Sudjana dan Leuis Sungkarisma membuat Prabowo tergerak untuk menjenguk ke duanya di Polda Metro Jaya. Malam tadi 20/5/2019 Prabowo beserta Rombongan membesuk Egi dan Leuis, namun ternyata niat baik tersebut tidak diizinkan oleh kepolisian lantaran waktu besuk sudah kemalaman. Prabowo dan Rombongan hanya mengantarkan makanan untuk ke duanya, seperti ditulis BPN Prabowo-Sandi yang juga ikut dalam rombongan tersebut. " Pak @prabowo dan para tokoh mengunjungi Pak Egi Sudjana, Pak leus Sungkarisma. Pak PS mengantarkan makanan untuk beliau2 meski datang dg alasan kemanusiaan dan berharap ada diskresi dr pihak kepolisian, Pak PS tidak diizinkan bertemu ." Tulis Dahnil malam tadi diakun twtternya. Prabowo juga menyayangkan aparat kepolisian yang menangkap orang-orang yang ingin menyampaikan aspirasi " menyampaikan aspirasi kok ditangkap dan dituduh makar " kata Prabowo seperti dikutip dari laman kumparan. Di l...

Perang Antara Opposite dan Pemilik Seword Alifurrahman S. Asyari

Image
Fitnah situs seword yang menyebut Prabowo kabur ke Brunei mendapat tanggapan dari akun opposite. Akun instagram opposite6890 mengunggah foto pemilik situs seword Alifurrahman S. Asyari yang merupakan pendukung akut Jokowi. " Maafkan bapak nak, kalau bapak ndak fitnah ndak bisa makan hik hik hik " begitulah tulisan dalam foto yang diunggah opposite pada 18/5/2019 tersebut. Tak lupa opposite menulis caption " Kasihan @alifurrahman Junior. . Dikasih makan hasil kelola akun fitnah @sewordofficial_ . Yang sabar ya nak... Maafkan Bapakmu Alan Budiman yg dungu itu. " Ternyata postingan tersebut mendapat komentar langsung dari pengelola situs seword tersebut. Alifurrahman mengomentari postingan opposite " Kamu tau artinya pengecut? Anak masih bayi kamu serang juga. Hahaha emang udah ga sanggup ngadepin saya? " Tak pelak komentar alifurrahman tersebut malah dibully para netizen lebih dari 4000 orang mengomentari Alifurrahman bahkan ada yang memintanya bertaubat. Se...

Caleg PDIP Dewi Tanjung Pelapor Para Tokoh, Ngaku Cuma Sakit Maag Karena Telat Buka Puasa

Image
Pelapor para tokoh yang merupakan caleg PDIP Dewi Tanjung memang benar sakit. Sebelumnya beredar kabar pelapor Amin Rais, Egi Sudjana dan Ustadz Bachtiar Nasir atas dugaan makar tersebut terlihat terbari di kasur rumah sakit. Kabar sakitnya Dewi Tanjung tersebut sudah beredar luas di twitter, " Tukang lapor thd Egi Sujana, Amien Rais dan UBN ini Dewi Tanjung dari PDIP akhirnya terkapar masuk RS. Subhanallah " tulis akun twitter wajah muslimah 19/5/2019 Baru-baru ini muncul video Dewi Tanjung  di laman youtube, ia mengaku hanya sakit maag lantaran telat berbuka puasa. Dewi Tanjung merupakan pelapor para tokoh kubu 02 atas dugaan makar, diantaranya yang dilaporkan Dewi adalah Amin Rais, Egi Sudjana dan Ustadz Bachtiar Nasir.

Malam Ini Prabowo dan Para Purnawirawan Jenguk Egi Sudjana dan Lieus Sungkarisma di Polda Metro Jaya

Image
Eggi Sudjana dan Leuis Sungkarisma ditangkap aparat kepolisian atas dugaan tindakan makar. Setelah sebelumnya Eggi Sudjana ditangkap lebih duu, pagi tadi polisi jemput paksa Leuis di kediamannya. Dalam video yang beredar di sosial media 20/5/2019, tampak Leuis Sungkarisma langsung diborgol oleh polisi karena mangkir dari pangilan 2 kali. Malam ini rencananya Prabowo Subiyanto dan para Purnawirawan akan menjemput kedua tokoh pendukung Prabowo tersebut. Seperti disampaikan TKN Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak pada 20/5/2019 jelang magrib tadi. Sahabat semua, InsyaaAllah malam ini bada Taraweh Pak @prabowo dan para Tokoh serta Purnawirawan TNI/Polri akan datang ke Polda Metro untuk menjenguk dan mengantar makanan untuk bang Egi Sudjana dan Lieus Sungkarisma. Tulis Dahnil . Suryo Prabowo sempat mengunggah video Leuis ditangkap. "Ternyata ada juga Keturunan Cina GARIS KERAS . Tetap semangat Koh, GBU . https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/20/05/2019/lieus-sungkharisma-ditang...

Heboh Ini Daftar Jenderal Purnawirawan Yang "Turun Gunung" di Aksi 22 Mei

Image
Seperti diketahui publik bahwa tanggal 22 Mei mendatang rakyat Indonesia akan memprotes KPU RI yang dinilai telah curang dalam pentas pemilu Presiden 2019. Bahkan masa dari berbagai daerah sudah bergerak menuju ke Jakarta, Seperti dari Padang Sumatra Barat yang telah mencarter 5 pesawat dan 50 Bus . Juga beredarnya para pendukung Prabowo Sandi yang terlihat sudah bergerak menuju ke Jakarta menggunakan sepeda motor . Tak hanya masyarakat yang dikabarkan datang ke Jakarta, namun para Jenderal purawirawan juga dikabarkan turut "turun gunung" berikut daftarnya. Foto Prabowo di Hut Kopasus beberapa waktu yang lalu. DAFTAR SEMENTARA PERWIRA TINGGI UNTUK BACK UP KEMENANGAN RIIL PRABOWO - SANDI 1. Jenderal TNI Purnawirawan Djoko Santoso (mantan Panglima TNI) 2. Laksamana TNI Purnawirawan Widodo AS (mantan Panglima TNI) 3. Irjen Pol Purnawirawan Farouk Muhammad Syechbubakar (mantan Kapolda NTB) 4. Mayjen TNI Glenny Kairupan, M.Sc. (mantan dosen Lemhannas RI) 5. Letjend Purnawirawan M ...

Sebut Massa Pendukung Prabowo-Sandi sudah "Ompong" Hendropriono PANIK?

Image
Mentan kepala BIN Hendro Priyono menyebut massa Prabowo-Sandi sudah ompong, dalam siaran kantor berita resmi negara Antara, ia menyebut kekuatan massanya sudah mulai ompong, yaitu massa yang terdiri dari sebagian mantan HTI, sebagian mantan PA 212, mantan GNPF Ulama, karena sudah ada yang ikut sama kita di sini, " kata Hendropriyono dalam sambutannya pada Acara Musyawarah Besar Kaum Muda Indonesia, di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu. https://pemilu.antaranews.com/berita/876915/hendropriyono-kekuatan-massa-pendukung-prabowo-sandi-sudah-ompong Artinya, kata dia, para elit yang teriak-teriak ini akan mengerahkan massa yang ompong, yang tinggal sedikit. Terlebih, lanjut Hendropriyono, Partai Demokrat telah menyatakan tidak mau kalau demokrasi berjalan inkonstitusional. Kemudian, PAN yang 2/3 nya sudah tidak mau ikut aksi tersebut. "Begitu juga PKS, di mana saya amati sudah banyak yang sadar bahwa negara ini akan dibawa ke mana. Kasihan rakyat kalau seperti ini,...

Sahabat Maharani Siapkan 7000 Porsi Untuk Buka Puasa di Aksi 22 Mei

Image
Seperti diketahui para pendukung Prabowo-Sandi akan datang ke KPU RI pada 22 Mei 2019 esok lusa, banyak masa pendukung 02 tersebut sudah mulai berdatangan ke Jakarta. Di Jakarta sendiri banyak relawan yang menyediakan ifthar atau menu berbuka puasa, bahkan Sahabat Maharani Perduli Bangsa  telah menyiapkan 5000 porsi untuk relawan yang ikut aksi ke Jakarta seperti dicuitkan akun @CintaNKRI12. Bahkan dalam video tersebut akan ditambah 2000 untuk sahur sehingga totalnya 7000 pack. Simak videonya di paling bawah. "Silahkan untuk Pejuang Indonesia yg ingin Ikut Ifthor Akbar Sahabat Maharani Perduli Bangsa menyiapkan 5000 u berbuka puasa ! Lihat ada kotak stempel wrn hijau ,hati hati jgn ambil mkn sembarangan , Allah melindungi kalian AllahuAkbar!! ‼️‼️⁉️ " Video ibu-ibu sedang mempersiapkan makanan guna berbuka puasa tersebut pantauan beritaislam.org pada 20/5/2015 telah di rtwet sebnyak 300 orang. " Allah huakbar aminn yra... Dari kejauhan hanya bisa berdoa semoga para pejua...

Rombongan Padang Carter 5 Pesawat dan dan 50 bus Untuk Datang ke Jakarta

Image
Rombongan dari Padang Sumatra Barat dikabarkan telah mencarter 5 pesawat dan 50 busuntuk datang ke Bawaslu Jakarta 22 Mei besok. Hal tersebut dipimpin langsung oleh H. Irfianda Abidin Datuak Pangulu Basa seperti ditulis akun twitter @hati_rinai. " Orang Sumbar bukan kaleng-kaleng. Rombongan dari Padang (Sumatra Barat) yg telah berangkat ke Jakata, di pimpin H. Irfianda Abidin Datuak Pangulu Basa mencarter 5 pesawat dan 50 bus... Berpantang surut walaupun di bulan Ramadhan...  ALLAHU AKBAR...✊✊✊ " tulisnya pada 19/5/2019. Cuitan tersebut saat tulisan ini dibuat sudah di rt lebih dari 1300 orang, " MasyaAllah sodara2ku dari Sumbar..semoga selalu dilancarkan, dimudahkan jalannya dan tiba dengan selamat sampai di Ibukota Fii Amanillah.. " Balas akun @Ade_Massa. Berikut ini adalah cuitan aslinya: Orang Sumbar bukan kaleng-kaleng. Rombongan dari Padang (Sumatra Barat) yg telah berangkat ke Jakata, di pimpin H. Irfianda Abidin Datuak Pangulu Basa mencarter 5 pesawat dan 50...

Dewi Tanjung Terkapar Masuk Rumah Sakit

Image
Tukang lapor alias pelapor  Egi Sujana, Amien Rais dan UBN yang merupakan caleg dari PDIP bernama Dewi Tanjung dikabarkan masuk rumah sakit. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, laporan Caleg PDIP Dewi Tanjung terhadap Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir telah masuk tahap penyelidikan. Ketiganya dilaporkan Dewi atas dugaan makar. "Tentunya kita kaji dulu laporannya, kita pelajari, kita selidiki kasus itu berdasarkan laporan yang masuk berdasarkan pasal yang dilaporkan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 15 Mei 2019. Sebelumnya, perempuan pemilik nama lengkap S. Dewi Ambarwati itu juga melaporkan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana atas tuduhan yang sama. Eggi diketahui telah menjadi tersangka atas kasus makar. Baca juga:  Lagi, Bikin Geram! Dewi Tanjung Cacimaki Ustadz Abdul Somad Dikabarkan Dewi Tanjung  yang merupakan caleg PDI P tersebut masuk rumah sakit. pemilik akun Wajah Muslimah...