Posts

Showing posts from June, 2019

Pendapat Hukum Terkait Wanita Masuk Masjid Bawa Anjing

Image
PENDAPAT HUKUM TERKAIT SEORANG WANITA DIDUGA MASUK MASJID DENGAN MENGENAKAN ALAS KAKI DAN MEMBAWA ANJING. Oleh, Chandra Purna Irawan,S.H.,M.H. ( Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI dan Sekjend LBH PELITA UMAT ) Beredar video di media sosial terkait seorang wanita yang diduga masuk masjid serta diduga menggunakan alas kaki dan diduga membawa seekor anjing, didalam video tersebut dia mengaku beragama Katholik. Berkaitan hal tersebut diatas, saya akan memberikan pendapat hukum (legal opini) sebagai berikut: PERTAMA, bahwa apabila video tersebut benar adanya maka saya berpendapat perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pelecehan atau penistaan terhadap rumah ibadah agama Islam yaitu masjid. KEDUA, bahwa Perbuatan materiil yang diatur didalam Pasal 156a diantaranya, yaitu "melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan(terhadap agama)". Melakukan perbuatan adalah bersifat fisik, dengan wujud gerakan dari tubuh atau bagian dari tubu...

Ditawari Haji dan Umroh GRATIS, Deddy Corbuzier TIDAK MAU, Alasannya Bikin Haru

Image
Semenyak masuk Islam, ternyata banyak yang menawarkan haji dan umroh kepada Deddy Corbuzer, bahkan tak sedikit biro umroh yang menawarkan, namun Deddy tidak mau dengan alasan tidak akan merepotkan siapapun. Deddy juga mengaku, masih banyak orang yang ebih pantas mendapatkan umroh gratis daripada dirinya. Masih banyak oranglain yang membutuhkan ketimbang dirinya, intinya daripada kurang lebih begini, daripada Travel Agency menawarkan umroh gratis ke Deddy, mending ke yang lain saja, begitulah kira-kira. Baca juga:  Tanggapi Keislaman Deddy Corbuzier, Ustadz Felix Siauw: Menjadi Muslim Tak Harus Arab Hal tersebut diungkapkan Deddy di laman instagramnya. " Masha Allah.. Semenjak saya Mualaf puluhan Travel Agency Dan orang orang baik menawarkan saya untuk Umroh bahkan naik Haji Gratis VIP.. Rahmat Allah begitu luar biasa.. Namun kemarin malam saya secara tidak sengaja melihat salah satu postingan orang di search IG.. Ternyata masih banyak mereka yang LEBIH membutuhkan "Gratis...

Kami Marah Masjid Dilecehkan, Kami Akan Lebih Marah Jika....

Image
KAMI MARAH MASJID DILECEHKAN, TETAPI KAMI AKAN LEBIH MARAH JIKA ADA NARASI MENYELAMATKAN PENGHINA AGAMA ISLAM DENGAN DALIH APAPUN ! Oleh : Nasrudin Joha  Dengan dalih apapun, motivasi dan sebab apapun, masuk masjid dengan tanpa melepas alas kaki, membawa anjing najis dan melepaskannya bebas berkeliaran di masjid, apalagi mengumpat dan marah-marah dan dengan bangga menyatakan diri sebagai kafir, adalah bentuk pelecehan terhadap agama Islam. Kami umat Islam, begitu memuliakan masjid. Masjid, adalah tempat suci bagi kami, tempat kami bersujud kepada Allah SWT, Rab alam semesta, Rab manusia dan Rab kehidupan. Karena itu, baik itu kesengajaan atau berdalih kekhilafan, jelas merupakan penghinaan terhadap rumah Allah SWT, penghinaan terhadap umat Islam. Ini, adalah kasus yang kesekian kalinya, umat Islam dilecehkan. Jadi, jangan mencoba berdalih tidak sengaja, tidak tahu, khilaf dan meminta maaf. Dan dengan itu, dianggap urusan ini selesai dan penghinaan terhadap masjid dianggap tidak per...

Ketika Anjing dan Sepatu Menodai Masjid, Peringatan untuk Para Penista Islam

Image
KETIKA ANJING DAN SEPATU MENODAI MASJID Peringatan untuk Para Penista Islam  Oleh : Ahmad Sastra Tersayat rasanya hati ini, tatkala rumah Allah yang suci dan disucikan dinista. Amarah membuncah melihat wajah pongah tak beradab di dalam masjid. Dengan sombong dan tak merasa bersalah perempuan itu menginjakkan sepatu najisnya di dalam masjid. Tak hanya sampai disitu, bahkan anjing yang diharamkan Allah turut dibawa ke dalam masjid. Dengan teriakan keras dan kasar, perempuan itu tidak mau keluar dari masjis bersama anjingnya. Sebaliknya, malah berusaha melawan dan mencaci jamaah masjid yang menyuruh keluar masjid. Bahkan hingga di luar masjid, mulut perempuan itu masih berteriak tak terkendali. Wajar jika jamaah masjid marah dan emosi, sebab tak bisa menerima jika rumah Allah dihina dan dinista seperti itu. Perempuan yang mengaku beragama Katolik itu awalnya mempertanyakan suaminya yang mualaf dan akan dinikahkan di masjid tersebut. Alih-alih mau keluar masjid, wanita itu justru melet...

Video Jokowi Hadiri KTT G20 di Jepang

Image
Presiden Joko Widodo menghadiri Leader’s Side Event tentang pemberdayaan perempuan di hari kedua KTT G20 pada Sabtu, 29 Juni 2019 di Osaka, Jepang. Di sesi foto bersama, Jokowi terlihat akrab dengan Presiden AS, Donald Trump dan tampak berbincang dengan Putri Donald Trump, Ivanka Trump. Jokowi juga tampak berbincang seru dengan Presiden Perancis, Emannuel Macron. Media besar seperti kompas mengunggah video berupa slide. Namun banyak netizen yang mengunggahnya dalam bentuk video real. Berikut video saluran resmi kompas tv. Baca juga:  Minuman Maut Victor Laiskodat, Apakah Memproduksi Miras Sesuai Pancasila? Salah satu tokoh opposisi yakni Suryo Prabowo juga mengunggah video Jokowi yang hadiri KTT G20  di Jepang. Suryo menulis caption: " Presiden AS Donald Trump memang luar biasa, lihat saja para pemimpin negara G20 sudah siap untuk foto bersama, dia belum berada di tempat duduknya " Baca juga:  Banyak Yang Penasaran, Apakah Deddy Corbuzier Sudah Sunat? Ini J...

Banyak Yang Penasaran, Apakah Deddy Corbuzier Sudah Sunat? Ini Jawabannya

Image
Dalam sebuah video youtube yang diunggah Deddy Corbuzier berjudul " AZKA IKUT MUALAF? (Dari Sunat Hingga Peci) - DEDDY CORBUZIER " Gus miftah salah seorang yang membimbing Deddy jadi muaalaf menanyakan apakah Deddy sudah sunat atau belum. Pertanyaan tersebut ditanyakan orang-orang kepada gus miftah, nah dalam kesempatan video tersebut, karena banyak yang penasaran apakah deddy sudh sunat atau belum. Deddypun menjawab, "kalau soal itu (sunat) itu adalah masalah kesehatan", bahkan Azka anak Deddy Corbuzierpun sudah sunat dengan alasan tersebut. Baca juga:  Tanggapi Keislaman Deddy Corbuzier, Ustadz Felix Siauw: Menjadi Muslim Tak Harus Arab Video yang diunggah pada 29 Juni 2019 tersebut kini sudah ditonton lebih dari 3 juta  view. Beberapa komentar dari warganet: Umi Azka Ghifari " Ditanah suci mekkah  Aku mendo'akn muhamad  dedy  Secepatnx kesini melaksanakn ibadah umrah Dan haji....Amiinn yaa rabb... " RYH Creation "Jujur om dedy..klo sy lihat sek...

KPU tidak mampu menyelesaikan 100% rekap di situng, Tapi Kinerjanya Dibilang Baik

Image
Logikanya di mana, coba? KPU tidak mampu menyelesaikan 100% rekap di situng, tapi keputusan KPU dipakai menyatakan kemenangan paslon. Setelah itu, paslon yang kalah gugat, MK tidak pakai situng KPU. Setelah MK ketok menang, KPU bilang kerja KPU ok. Piye nggak mumet? Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersyukur dengan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak semua gugatan kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 [r mol ] Rasa syukur disampaikan karena keputusan itu sekaligus telah meneguhkan bahwa kinerja KPU, yang dalam sidang ini bertindak sebagai termohon, sudah benar. "Mahkamah Konstitusi meneguhkan bahwa apa yang telah kita kerjakan itu sudah dikerjakan dengan baik," ungkap Ketua KPU, Arief Budiman dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (27/6) malam. Lebih lanjut, Arief menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung KPU dalam memastikan penyeleng...

Minuman Maut Victor Laiskodat, Apakah Memproduksi Miras Sesuai Pancasila?

Image
MINUMAN MAUT Belum ada setengah bulan diluncurkan, minuman keras dengan "kearifan lokal" NTT sudah menebar maut. Apakah produksi minuman keras seperti ini bisa menaikkan Index Pembangunan Manusia (HDX?) dan memperlancar jalan Indonesia meraih Capaian Pembangunan Berkelanjutan alias Sustainable Development Goals (SDG) ? Tapi sebelumnya: apakah produksi minuman keras ini sesuai dengan Pancasila? Sila ke berapa? [ Prof Ing Fahmi Amhar ] Leonard Tari Ditemukan Tewas di Rumahnya Setelah Minum Miras Lokal [ Tribun ] Leonard merupakan warga Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). "Leonard tewas di dalam kamarnya diduga karena meneguk minuman keras jenis sopi," kata Kasubag Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran, kepada Kompas.com, Selasa (25/6/2019). Penyebab kematiannya akibat minum miras diketahui setelah polisi memeriksa tiga orang saksi yakni John Tari, Tomy Tari dan Jidon Edison Taebenu. Kejadian penemuan jenazah Leonard,...

DARI MAHKAMAH KONSTITUSI MENUJU MAHKAMAH RAKYAT ?

Image
Foto ilustrasi ibu-ibu keracunan di MK DARI MAHKAMAH KONSTITUSI MENUJU MAHKAMAH RAKYAT ? Oleh : Nasrudin Joha Ingat ! Yang mengadili perkara Pilpres bukan hanya sembilan hakim MK. Tetapi juga, jutaan rakyat yang ikut menyaksikan persidangan di MK. Putusan 9 hakim MK memang telah mengokohkan kemenangan rezim curang, namun bagaimana dengan vonis jutaan rakyat yang turut mengadili sengketa Pilpres melalui layar kaca ? Ingat ! Bahwa vonis MK hanya keluar dari proses mengadili di meja persidangan. Tetapi vonis jutaan rakyat ? Mereka adalah pelaku di lapangan, mereka merasakan langsung apa yang diambil dari mereka. Tontonan sidang di MK, semakin memperkokoh perasan rakyat yang merasa dicurangi rezim. Jadi, jangan heran jika vonis jutaan rakyat berbeda jauh dengan vonis sembilan hakim MK. Secara formal, rezim curang telah menang berdasarkan keputusan sembilan hakim MK. Secara mateeril ? Vonis rakyat tidak mungkin keliru, mereka merasakan langsung apa yang ditimpakan rezim terhadap mereka....

Kisah Kasih Romi, Haris dan Muwafiq (MAAF, MUAFFAQ MAKSUDNYA), Berujung Kasus Korupsi

Image
KISAH KASIH ROMI, HARIS DAN MUWAFIQ (MAAF, MUAFFAQ MAKSUDNYA) BERUJUNG KASUS KORUPSI Oleh : Nasrudin Joha  Kalau sudah cinta, itu memang menakzubkan. Rasa cinta itu, akan menimbulkan keinginan saling memberi. Mungkin itu, potret hubungan cinta antara Romi, Haris dan Muaffaq. Dalam sidang Tipikor di PN pusat (26/6), Haris didakwa jaksa KPK memberikan suap kepada Rommy. Mantan Kakanwil Kemenag Jatim itu disebut memberikan uang total Rp 255 juta kepada Rommy untuk mendapatkan jabatan tersebut. Sementara itu, Muaffaq didakwa menyuap Rommy Rp 91,4 juta. Rommy, yang merupakan anggota Komisi XI DPR, juga disebut jaksa mendapatkan uang itu untuk membantu Muaffaq mendapatkan jabatan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Saya kira jaksa KPK berlebihan, itu bukan suap. Itu tali asih, atau diinternal komunitas pecinta korupsi disebut dengan istilah 'bisyaroh'. Itu, adalah komitmen cinta antara Romi, Haris dan Muaffaq. Haris dan Muaffaq memberi uang, Romi  pinjam wewenang melalui Lukman...

Perempuan Non Muslim Tionghoa ini Bela Ustadz Felix yang Diprotes Banser

Image
Seorang perempuan warga Indonesia Tionghoa pemilik akun alineyoanatan justru membela ustadz Felix Siauw saat ceramahnya dipermasalahkan oleh Banser. Melalui komentarnya alineyoanatan adalah seorang non muslim yang beragama Budha. Melalui akun instagramnya,  alineyoanatan membela ustadz Felix Siauw yang ceramah di Balai Kota Jakarta kemarin. Ia menulis di postingan instagram (  https://www.instagram.com/p/BzLrFmsnuJe ) " Kadang Berfikir, Jadi Seorang @felixsiauw Itu Berat, Dulu Seorang Kafir Alias Non Muslim. Lalu Mendapat Hidayah, Sekarang Beliou Menjadi Seorang Mualaf, Dan Pasti Perjuangan Beliou Dahulu Tidak Mudah... Sekarang Beliou Menjadi Seorang Ustadz, Tapi Di Musuhin, Sakitnya Lagi Di Musuhin Sesama Muslim 🙂 Bingung Saya Sama BANSERap @banser_nasional Ngaku Islam, Pengajian Di Bubarin, Tapi Gereja Di Jagain. Coba Deh Belajar Agama Islam Lagi, Dalami Dan Jangan Islam KTP, Belajar Dari Kiyai Atau Ustadz Yang Faham Al-Qur'an Dan Hadits, Jangan Mengikuti Nafsu, ...

Sejarah Jabal Thariq dan Thariq bin Ziyad Sang penakluk Sepanyol

SEJARAH JABAL THARIQ Oleh : Ghazi Al-Anshari Salah satu pahlawan besar Islam yang banyak dikenang dan diingat orang adalah seorang panglima yang bernama Thariq bin Ziyad. Thariq adalah salah seorang panglima besar dalam sejarah Islam yang merupakan prajurit Kerajaan Umawiyah (Bani Umayyah). Tak banyak yang tahu ia adalah seorang muallaf bekas budak dari bangsa Barbar. Setelah Musa bin Nushair membuka jalan pasukan Islam di Afrika bagian Utara (negeri Maghrib/Maroko), Thariq bin Ziyad, anak buah terbaik Musa menyempurnakannya dengan menaklukkan Andalusia (sekarang Spanyol) Salah satu rahasia mengapa agama Islam begitu diterima di wilayah-wilayah yang ditaklukkannya karena umat Islam tidak memperbudak dan bukan bertujuan mengusai, akan tetapi tujuannya adalah membebaskan wilayah tersebut. Membebaskannya dari kezaliman penguasa dan hukum-hukum yang tidak adil. Oleh karena itu, kita jumpai wilayah-wilayah yang ditaklukkan umat Islam, penduduk pribuminya berbondong-bondong memeluk agama Isl...

Nadirsyah Bikin Bosen, Profesor Twitter Bermodal Ngeles

Image
NADIR SAH BIKIN BOSEN, PROFESOR TWITTER BERMODAL NGELES Oleh : Nasrudin Joha  Terus terang, saya merasa turun derajat menulis artikel ini. Biasanya, diskursus yang saya unggah selalu tentang kebijakan, tentang negara, tentang keumatan. Apa yang saya bongkar terkait kerusakan rezim, kerusakan sistem. Tapi bolehlah, sementara sambil hiburan saya ingin membuat tulisan rehat. Membahas sosok yang sudah jatuh ketitik Nadir, tak memiliki argumentasi untuk menunjukan jatidiri sebagai pengemban ilmu bergelar profesor, dan sah dijuluki netizen sebagai 'profesor yang membosankan' karena argumentasinya berkutat pada serangan pribadi, bukan mengunggah dalil atau argumentasi. Ya, dialah Nadirsyah Hosen. Yang berulangkali berbusa menyerang Ide khilafah, tetapi ciut nyali diajak diskusi. Alih-alih mengajukan dalil dan argumentasi, si Hosen yang NADIR dan membosankan ini, berputar menyerang pribadi lawan diskusi. Memang sulit, jika berdiskusi dengan ahli Twitter. Di sosmed, apalagi Twitter  it...

Akun Instagram Resmi Ustadz Abdul Somad Dihapus?

Image
Hari ini beritaislam.org mendapatkan kabar akun resmi Ustadz Abdul Somad Dihapus Instagram. Hal tersbut telah disampaikan sahabat Ustadz Abdul Somad yakni Ustadz Derry Sulaiman. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un... telah syahid akun instagram nya guru kita @ustadzabdulsomad hari ini, smg hanya kematian yg sementara (mati suri).... Allah kuasa menghidup kan lagi yg telah mati... Laa ilaaha illAllah... Smg Allah curahkan hidayah buat semua org yg telah mendzalimi buya... aamiiiin... Tulis ustadz Derry yang dikutip beritaislam.org pada 26/06/2019. Akun resmi IG Ustadz Abdul Somad terakhir diketahui memiliki 9,7 Juta pengikut (followers) dan sudah bercentang biru yang menunjukkan akun tersebut adalah akun asli. Kami coba mengecek via google, dan saat masuk ke laman instagram mendapati saat membuka link ( https://www.instagram.com/ustadzabdulsomad /) "Maaf, halaman ini tidak tersedia Tautan yang Anda ikuti mungkin telah rusak, atau halaman telah dihapus. Kembali ke Instagram....

Gus Azmi Akhirnya Minta Maaf Setelah Plesetkan Takbir

Narasi Rekonsiliasi Yang Dibangun di Atas Bangkai dan Penderitaan Umat Sedang Berlangsung

Image
YA, NARASI REKONSILIASI YANG DIBANGUN DI ATAS BANGKAI DAN PENDERITAAN UMAT ITU SEDANG BERLANGSUNG Oleh : Nasrudin Joha   "Balik lagi kalau misal Pak Prabowo Subianto memilih gabung dengan Pak Jokowi kalau misal Pak Jokowi terpilih. Atau entah siapa pun yang menang. Misal Pak Jokowi gabung ke Pak Prabowo. Pak Prabowo jadi wantimpres atau Pak Jokowi jadi penasihat presiden, Kiai Ma'ruf jadi menteri atau penasihat presiden, Bang Sandi jadi menteri mungkin," (Arsul Sani, 23/6). MK, belum bersidang memutus perkara. Namun, bocoran amar putusan nampaknya sudah beredar luas. Itu sebabnya, renstra politik elit politik di negeri ini, telah dibangun diatas bocoran putusan MK. Sayangnya, masih banyak sebagian umat ini yang masih berhalusinasi. Mengharap unta masuk ke lobang jarum. Masih membuka harapan, segudang ilmu pengetahuan dan kepintaran dapat mengalahkan sejumput kekuasaan. Narasinya juga kontras, yang menerima 'kekalahan karena dicurangi' dilebeli ksatria, tidak oport...

Balada Sistem Zonasi Jarak Sekolah

Image
BALADA SISTEM ZONASI Oleh : Nasrudin Joha  Tersebutlah di sebuah negeri curang, terdapat dua orang tua yang sangat menyayangi dan memperhatikan masa depan pendidikan putra mereka. Karena sudah kelas akhir menjelang SMP, kedua orang tua itu sibuk berfikir untuk menyekolahkan putra mereka. Ortu murid pertama, mendidik Puteranya sepenuh hati, membiayai les privat, mandorong untuk belajar maksimal. Dengan harapan, agar kelak mendapat nilai baik dan dapat menyekolahkan anaknya ke SMPN 1. Sekolah favorit SMP ketika itu. Pada saat yang sama, ortu murid kedua sedang sibuk di kelurahan. Tujuannya sama : mempersiapkan Puteranya agar bisa sekolah di SMP favorit. Ortu pertama, mengupayakan dengan nilai. Sementara ortu kedua, mengupayakan dengan mengajukan surat permohonan Perpindahan domisili, agar berubah domisilinya di wilayah sekitar SMP favorit, dengan alasan dekat dengan tempat kerja. Untuk ikhtiar ini, ortu kedua sampai rela mengontrak rumah sementara, untuk mengurus perpindahsn domisili...

Dihina Netizen "Botak Gobl*k" Deddy Corbuzier Balas "Alhamdulillah"

Image
Postingan Deddy Corbuzier setelah medapat hidayah dan masuk Islam mendapatkan respon dari warganet, banyak netizen yang mendukung keislamannya, namun ada juga yang tidak suka dengan keislaman Deddy. Seperti yang dicapture oleh akun @IndonesiaBertauhidId, seorang warganet berkomentar mengejek dan menghina yang tidak pantas. Akun tersebut menuliskan " Gobl*k badan doank gede, iman kecil dasar botak gobl*k " demikian cacian netizen tersebut. Ternyata komentarnya mendapat respone oleh Deddy yang membalas " iya ndak papa, alhamdulillah " tulis deddy membalas akun tersebut dikutip beritaislam.org pada 24/6/2019 dari  akun Indonesia Bertauhid. Karena mendapat respon langsung dari Deddy Corbuzier, akun tersebut buru-buru menghapusnya setelah mendapat bullyan dari warganet lain. Namun jawaban Deddy tersebut justru menuai pujian warganet. "Gausah di sensor nama akunnya min, biar dia dapet ujian iman dari netizen biar nyaho :v aissyawanny31 " Itu baru ujian yg kecil ...

TAKBIR, BUKAN "TAKE BEER"

Image
Beritaislam  - TAKBIR, BUKAN "TAKE BEER" Ada dua sikap yang tidak atau kurang tepat terkait kalimat takbir. Yang pertama, mengucapkan takbir pada tempat yang tak seharusnya. Misal saat mendengarkan materi ceramah yang isinya hanya marah-marah atau maki-maki atau berisi hoax, diiringi dengan pekikan takbir berulang kali. Ini merendahkan kalimah thayyibah tersebut, dan membuat kesan seakan dakwah Islam isinya hanya maki-maki dan penyebaran hoax. Lebih parah lagi, jika takbir dipekikkan berulang-ulang, padahal yang "ceramah" adalah non-muslim semisal Rocky Gerung. Yang kedua, biasanya adalah pihak yang memposisikan diri bertolak belakang 180 derajat dari pihak pertama. Namun karena tidak bersikap inshaf, dan terbiasa di lingkungannya mencandakan hal-hal yang sensitif, termasuk terkait agama, akhirnya jatuh pada sikap ekstrim, bahkan lebih parah dari pihak pertama. Ungkapan-ungkapan hinaan seperti monaslimin dan semisalnya begitu ringan keluar dari lisan dan tulisan mer...

HEBOH! Azmi Askandar Syubbanul Muslimin Plesetkan Takbir Jadi "Take a Beer"

Image
Azmi Askandar (Gus Azmi) yang terkenal dengan lagu sholawat-sholawatnya melalui group sholawat Syubbanul Muslimin membuat heboh laman Instagram karena dinilai telah memplesetkan Takbir jadi "take bir" di laman istagramnya. Awalnya ia mengunggah foto ucapan selamat ulang tahun kepada preiden  Jokowi, namun ada netizen yang berkomentar "Prabowo Subianto Takbir" tulis akun @ryhangreenforce, komentar tersebut dibalas oleh Azmi dengan jawaban yang dinilai melecehkan agama Islam lantaran ia membalasnya dengan "take a beer". Akibat ulahnya tersebut, Azmi Askandar diingatkan agar bertaubat akun @Indonesiabertauhidid mengunggah foto capture komentar Azmi. " Kok makin banyak yang eror? Kena virus apa sih? . Tobat bro @official.azmi.askandar . Sungguh kelak hisab atas plesetan ini teramat berat kecuali engkau bertobat " Tak cukup itu, Akun @Indonesiabertuhidid juga mengunggah postingan peringatan lainnya lantaran Azmi enggan meminta maaf, malah mengunggah s...

Duaaarr, Himbauan NASJO Kepada Rakyat: Jangan Mau Menjadi Saksi, Jika Bersaksi Berdustalah!

Image
HIMBAUAN KEPADA RAKYAT : JANGAN MAU MENJADI SAKSI, JIKA BERSAKSI BERDUSTALAH ! Oleh : Nasrudin Joha   Luar biasa memuakan sikap rezim dan para begundalnya, kalah argumentasi main kayu, kalah dalil main lapor polisi. Tak sedikitpun, menyisakan sikap ksatria, apalagi mengokohkan diri sebagai seorang negarawan. Setidaknya, kesimpulan itu yang mampu kita unduh dari pernyataan yang di upload kubu rezim. Yusril, mempertimbangkan akan memproses hukum keterangan Hairul Anas Suadi. Moeldoko juga akan mengambil sikap yang sama. Yusril merasa tak mampu mengkondisikan Anas, sehingga membuat malu PBB. Caleg dari PBB ini, membuka aib kubu Jokowi, padahal PBB mendukung pencapresan Jokowi. Sementara Moeldoko, jelas Wirang (baca: malu), karena kata-kata jujurnya yang menyatakan 'Kecurangan adalah bagian dari demokrasi' diungkap Anas di forum MK. Jelas, kredebilitas sang mantan panglima TNI ini jatuh tersungkur dimata publik. Mayoritas rakyat mendukung kejujuran Anas, mendukung keberanian Anas, ...

Anak Ketua MK M. Hatta Ali Meninggal Karena Kecelakaan

Image
Anak ketua MK  M. Hatta Ali  yang bernama Muhammad Irfan Ali dikabarkan meninggal karena kecelakaan. Dalam sebuah video yang viral di WAG, yang di dalamnya ada La Nyalla tampak keluarga mantan ketua MK tersebut terlihat menangis. " BERITA DUKA. PUTRA Ketua MA M Hatta ALI meninggal krn kecelakaan motor. Motornya Gedenya. Ada Om La Nyalla juga di video " Demikian bunyi pesan di WAG. Hal ini di benarkan oleh laman resmi mahkamah agung. https://mahkamahagung.go.id/id/berita/3621/keluarga-besar-ma-turut-berduka-cita-atas-meninggalnya-m-irfan-ali Innalillahi wainna Ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah Muhammad Irfan Ali, putra sulung Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH. Irfan meninggal dunia karena kecelakaan pada Rabu, 19 Juni 2019 di Namibia Afrika. Suasana duka memenuhi kediaman Prof. Hatta Ali, tamu silih berganti datang berbela sungkawa atas kepergian Irfan. Di antara tamu yang datang, terlihat Menteri Kelautan dan Perikanan Republ...

Sidang MK Sangat Lama, Peserta Terlelap Tidur [Video]

Image
Sidang ketiga sengketa Pilpres 2019 yang berlangsung hampir 20 jam di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dimulai pada Rabu (19/6) pukul 09.00 WIB, akhirnya selesai pada Kamis (20/6) pagi pukul 04.55 WIB, tak lama setelah azan subuh berkumandang. Lamanya sidang ketiga ini lantaran tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selaku pemohon menghadirkan 14 saksi. Belasan saksi tersebut dituntaskan hingga terakhir menghadirkan ahli. "Sudah memasuki waktu subuh nih, jadi semua pihak sudah diberikan kesempatan untuk bertanya kepada ahli, ya," ujar Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman, Kamis (20/6). "Baik karena sudah azan subuh, terima kasih ahli atas keterangannya," lanjut dia. Keterangan ahli sempat memakan waktu cukup lama, karena membahas berbagai hal, mulai dari pemilih siluman, formulir C1, hingga masalah DPT. Baik pihak pemohon, termohon, maupun terkait juga diberikan hak bertanya kepada ahli.  Sid...

Sudah Muak, Putusan MK Harus Diterima Dengan Kebesaran Jiwa?

Image
PUTUSAN MK DITERIMA DENGAN KEBESARAN JIWA ? Oleh : Nasrudin Joha  Kuasa hukum TKN mengunggah kata-kata bijak, menurut Yusril masyarakat diminta menerima putusan MK dengan kebesaran jiwa. Yusril juga meminta agar tidak ada lagi pertentangan setelahnya. Sementara kubu 02, menjawab pertanyaan wartawan dengan menyodorkan muka. Menurut BW (Bambang Widjoyanto), mukanya bisa dibaca akan menerima putusan. Tidak mungkin menolak. Secara hukum, putusan MK memang putusan final & binding. Tidak ada opsi pikir-pikir, menolak putusan, mengajukan banding, kasasi, dll. Ya, suka tidak suka ya harus diterima. Memangnya konstitusi memberi opsi untuk menolak ? Memberi opsi untuk mengajukan upaya hukum ? Secara politik, publik sudah dapat mengetahui -dengan derajat kepastian 1000 prosen- bahwa putusan MK akan mengokohkan kemenangan untuk rezim curang. Sebagaimana saya sampaikan jauh hari, sejak sebelum proses gugatan di MK, sejak hiruk pikuk di MK, bahwa putusan pemenangan untuk mengokohkan rezim cu...

Mantan istri Deddy Corbuzier Ikut Bersuka Cita Mengetahui Deddy Menjadi Mualaf

Image
Mantan istri Youtuber Deddy Corbuzier, Kalina Ocktaranny, ikut bersuka cita mengetahui Deddy menjadi mualaf. Deddy, kata Kalina, sempat ingin menjadi mualaf saat keduanya masih menikah. Deddy bahkan pernah mengungkapkan keinginannya itu pada salah satu ustaz kondang di Indonesia. "Dia ungkapkan ke Ustaz Jefri (Al Buchori), tapi 'kan Beliau meninggal. Memang dari dulu, Beliau (Deddy) itu memang belajar tentang agama islam. Semua agama dia pelajari," ungkap Kalina di Jakarta Selatan. Deddy sudah mempelajari Islam sejak lama, sekitar tahun 2011-2012. Tidak hanya ke Ustaz Jefry,  Deddy juga kerap berguru ke Aa Gym. "Dia lebih banyak sharing ke Aa Gym. Saya merasa, saya bukan orang yang tepat untuk memberi tahu atau mengajari apa itu tentang Islam karena saya merasa, saya juga belum baik banget dalam Islam saya. Jadi, saya enggak mau lagi sok tahu sedangkan saya sendiri masih enggak bagus dalam Islam," terangnya. Sebelumnya Deddy Corbuzier diberitakan telah masuk Isl...

Negara Tak Mampu Menjaga Privasi Rakyatnya?

Image
NEGARA TAK MAMPU MENJAGA PRIVASI RAKYAT? Oleh, Chandra Purna Irawan,S.H.,M.H. (Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI & Sekjen LBH PELITA UMAT). Beredar kabar, Polisi mampu melakukan patroli siber ke dalam grup-grup Whatsapp, Menkominfo Rudiantara telah mendukung langkah itu. Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko menjelaskan maksud tindakan itu. Menurut Moeldoko, tindakan Polisi tersebut bukan untuk melanggar privasi warga negara, namun hanya semata-mata untuk menjaga keamanan nasional. Sumber : https://kumparan.com/@kumparannews/moeldoko-dukung-polisi-pantau-grup-whatsapp-untuk-keamanan-negara-1rIeoKp7Kag Menanggapi hal tersebut diatas, saya akan memberikan pendapat hukum (legal opini) sebagai berikut: PERTAMA , bahwa WhatsApp Groups (WAG) adalah bersifat tertutup artinya hanya pihak yang tergabung yang dapat membaca seluruh percakapan. Apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum tentu yang memiliki hak untuk membuat laporan adalah anggota group, aparat penegak hukum tidak dapa...

MK Jadi Tempat Forum Menelanjangi Rezim Curang

Image
MK, FORUM MENELANJANGI REZIM CURANG Oleh : Nasrudin Joha  Rezim paham, dinamika di MK tidak mungkin mampu mengubah konstelasi pemenangan Pilpres. Rezim paham, ujung dari semua proses di MK adalah pengokohan kemenangan rezim curang. Sehingga, rezim bisa berkoar tunduk pada putusan MK, pihak lain dan masyarakat juga diminta menghormati putusan ini, putusan yang telah lama disiapkan. Setelah itu, rezim berdiri sombong dan meminta seluruh rakyat mentaati kekuasaannya. Rezim lupa, bahwa hakim yang memutus perkara rezim bukan hanya 9 (sembilan) hakim MK. Tetapi, segenap rakyat Indonesia yang menyaksikan persidangan sengketa Pilpres di MK. Dan tentu saja, rakyat memiliki hak -berdasarkan pertimbangannya- memberi vonis politik yang berbeda dengan MK. Inilah, yang saat ini tidak disadari rezim. Rezim hanya berfokus pada 'kontrol' putusan MK, namun luput 'mengontrol vonis rakyat' yang menyaksikan langsung jalannya persidangan. Hingga tulisan ini diterbitkan, sepanjang itulah publ...

Demokrasi Dalam Proses Membunuh Dirinya Sendiri

Image
DEMOKRASI DALAM PROSES MEMBUNUH DIRINYA SENDIRI Oleh : Agung Wisnuwardana Hairul Anas Suadi selaku saksi dari BPN Prabowo-Sandi menyebut Moeldoko mengatakan bahwa kecurangan merupakan bagian dari demokrasi. Pernyataan Moeldoko, kata Hairul disampaikan saat memberi pembekalan saksi TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, 20-21 Februari 2019 di Hotel El Royale. Moeldoko mengakui memang memberikan pembekalan kepada saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin. Saat itu, ia menegaskan kepada para saksi untuk waspada terhadap segala bentuk kecurangan yang sangat mungkin terjadi dalam pesta demokrasi ini. "Saya katakan kepada saksi, 'Hei, hati-hati dalam sebuah demokrasi yang mengutamakan kebebasan maka kecurangan itu bisa saja terjadi. Jadi kamu para saksi harus hati-hati, harus aware, harus waspada'. Sampai saya tekankan kalau kalian yang pakai kacamata harus duduk di depan," kata Moeldoko kepada wartawan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Kamis (detik.com, 20/6/2019). Kesaksian Hairul An...